Banyumas Job Fair 2026, Tekan Pengangguran dan Buka Peluang Kerja Warga
- 28 Mei 2026 08:44 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menghadirkan Banyumas Job Fair 2026 sebagai salah satu strategi memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran dan kemiskinan di daerah. Program yang digagas Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Dinakerin) Kabupaten Banyumas ini menjadi wadah pertemuan langsung antara pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinakerin Banyumas, Maya Yuliani Makudi SH,. Maya mengatakan tujuan utama penyelenggaraan Banyumas Joper 2026 adalah memfasilitasi pencari kerja dan pemberi kerja dalam satu event terpadu sehingga proses rekrutmen menjadi lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran.
“Tujuan utamanya tentu untuk memfasilitasi pencari kerja dan pemberi kerja dalam satu tempat atau event, sehingga dapat membantu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Banyumas,” ujarnya.
Menurut Maya, penyelenggaraan job fair secara rutin setiap tahun menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menciptakan akses lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Banyumas. Tidak hanya membuka peluang kerja di dalam daerah, Banyumas Joper juga menghadirkan perusahaan dari luar daerah yang siap merekrut tenaga kerja asal Banyumas sesuai kompetensi yang dimiliki.
Pelaksanaan Banyumas Joper 2026 diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya lulusan perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang membutuhkan akses menuju dunia kerja. Dengan banyaknya sumber daya manusia produktif di Banyumas, pemerintah daerah berupaya mempertemukan kompetensi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan industri.
Pada tahun ini, tercatat sebanyak 56 perusahaan telah bergabung dalam Banyumas Joper 2026 dengan menyediakan lebih dari 2.300 lowongan pekerjaan dari berbagai bidang, mulai sektor ritel, manufaktur, perhotelan, perbankan, hingga telekomunikasi.
Maya menyebut, pelaksanaan Banyumas Joper selama ini terbukti cukup efektif dalam membantu penempatan tenaga kerja. Pada event tahun 2025 lalu, sekitar 1.500 pencari kerja berhasil memperoleh penempatan melalui program tersebut. Capaian itu menjadi alasan Banyumas Joper terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Karena pencapaian penempatannya cukup tinggi, maka kegiatan ini terus kami lakukan setiap tahun. Harapannya tahun ini jumlah penempatan bisa lebih meningkat lagi,” katanya.
Untuk mempermudah akses masyarakat, Banyumas Joper 2026 dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui sistem daring dan luring. Masyarakat sudah dapat mendaftarkan diri sejak sekarang melalui platform SIMAK Kerja Mas yang tersedia di website Dinakerin Banyumas.
Selain mempermudah pendaftaran, sistem ini juga memungkinkan pencari kerja memantau perkembangan lowongan dan perusahaan peserta secara berkala. Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap Banyumas Joper 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka pengangguran serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tersedianya kesempatan kerja yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....