Pedagang Prediksi Permintaan Bumbu Giling Meningkat Jelang Iduladha

  • 26 Mei 2026 12:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang Hari Raya Iduladha, harga bumbu giling di Pasar Manis Purwokerto terpantau masih stabil. Meski kondisi pasar saat ini masih cenderung lesu, pedagang memprediksi permintaan bumbu giling akan meningkat tajam pada H-1 hingga hari-H Iduladha.

Pedagang bumbu giling di Pasar Manis Purwokerto, Ira, mengatakan persiapan stok bumbu sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir untuk mengantisipasi lonjakan pembeli. Menurutnya, sejumlah pembeli bahkan sudah mulai melakukan stok sejak akhir pekan lalu.

“Sudah. Malah nyetoknya dari kemarin. Jumat, Sabtu, Minggu udah mulai pada nyetok,” ujarnya saat diwawancarai pada Senin, (25/5/2026).

Ia menjelaskan, bumbu yang paling banyak dicari masyarakat menjelang Iduladha biasanya adalah bumbu rendang dan gulai. Kedua jenis bumbu tersebut menjadi kebutuhan utama warga untuk mengolah daging kurban.

Ira menuturkan, puncak keramaian biasanya terjadi pada H-1 dan hari-H Iduladha. Meski demikian, lapaknya tetap buka melayani pembeli setelah pelaksanaan salat Iduladha.

Terkait harga, ia memastikan bumbu giling belum mengalami kenaikan dan tetap dijual dengan harga Rp5.000 per ons. Menurutnya, jika ada kenaikan menjelang hari raya biasanya justru terjadi pada harga kelapa, bukan pada bumbu giling.

“Kalau bumbu saya enggak pernah naikin,” ucapnya.

Untuk menghadapi lonjakan permintaan, pedagang telah menyiapkan stok dalam jumlah lebih banyak sejak tiga hari menjelang Iduladha. Ira memperkirakan peningkatan penjualan bumbu giling pada momen Iduladha dapat mencapai hingga 3 kali lipat dibanding hari biasa.

Terakhir, ia berharap, momentum Iduladha tahun ini dapat mendongkrak penjualan para pedagang di tengah kondisi pasar yang sedang lesu. Sehingga pendapatan pedagang kembali meningkat dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. (Aisha)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....