Menjelang Idul Adha, Petugas Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban
- 25 Mei 2026 14:05 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga– Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga mengintensifkan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban untuk memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di pasaran dalam kondisi sehat dan bebas dari potensi penyakit.
Pemeriksaan ketat dilakukan menyusul tingginya mobilitas ternak yang masuk ke wilayah Purbalingga dari berbagai daerah menjelang hari idul Qurban.
Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan Rumah Potong Hewan (RPH) DPPP Kabupaten Purbalingga, Supriyono, mengungkapkan bahwa pihaknya kini memperketat pengawasan melalui pengobatan massal intensif dibandingkan hari biasa yakni tidak hanya dilakukan di pasar hewan, melainkan sudah dimulai sejak dari kandang-kandang peternak local tepatnya 40 hari sebelum Idul Adha, petugas sudah memberikan injeksi khusus untuk mengantisipasi penyakit cacing hati.
"Kalau hari biasa kita lakukan sebulan sekali. Namun, mendekati Idul Adha ini, kambing dan sapi datang dari mana-mana, berpindah dari pasar ke pasar. Oleh karena itu, pemeriksaan seperti ini sekarang kita lakukan jauh lebih sering," ujar Supriyono.
"Sebelum masuk pasar, kita sudah rutin ke kandang-kandang yang menyiapkan hewan kurban. Kita berikan injeksi cacing hati sejak 40 hari menjelang Idul Adha. Kita ingin pastikan ternak asal Purbalingga benar-benar bebas dari parasit cacing hati saat disembelih nanti," tambahnya.
"Dalam pelayanan kesehatan ke pasar hewan, petugas DPPP Purbalingga memberikan fasilitas lengkap berupa pemberian obat cacing oral, vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh ternak serta pengobatan langsung di tempat jika ditemukan ternak yang bergejala sakit," terangnya.
Untuk mengover seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga, DPPP memaksimalkan peran tiga Satuan Kerja (Satker) Puskeswan dengan menyebar petugas ke berbagai pasar yang menjadi pusat transaksi, diantaranya Puseswan Bukateja di pasar Kejobong, serta Puskeswan Bobtsari di Pasar Kertanegara.
“Jumlah ternak yang masuk ke pasar-pasar tersebut tetap cukup banyak dan memerlukan pengawasan yang sama ketatnya,” imbuhnya.
Supriyono menambahkan, pemeriksaan dan pengobatan hewan kurban menjelang Idul Qurban ini merupakan wujud komitmen pemerintah menjamin kelayakan dan kesehatan hewan yang akan disembelih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....