Ratusan Juru Sembelih Halal Disiapkan Jelang Iduladha di Banyumas
- 25 Mei 2026 09:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Banyumas terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia. Hal tersbeut dilakukan guna memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam, aman, dan higienis.
Ketua DPD Juleha Banyumas, Darmawan Adi Pranomo ST, mengatakan pihaknya telah menyiapkan ratusan anggota yang tersebar di berbagai wilayah Banyumas untuk membantu panitia kurban maupun masyarakat dalam pelaksanaan penyembelihan hewan. Saat ini, Juleha Banyumas memiliki sekitar 400 anggota, dengan 30 hingga 40 orang di antaranya telah mengantongi sertifikasi kompetensi Halal Slaughter Officer Indonesia.
Para anggota tersebut tersebar di 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas. “Keberadaan juru sembelih halal ini penting untuk memastikan proses penyembelihan memenuhi syariat Islam sekaligus memperhatikan standar kesejahteraan hewan dan kualitas daging,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, JULEHA sendiri tidak hanya hadir saat momentum Iduladha, tetapi juga aktif melakukan edukasi sepanjang tahun. Sasaran pembinaan meliputi takmir masjid, panitia kurban, penyembelih harian, hingga pengelola rumah potong hewan (RPH) dan rumah potong ayam (RPA).
Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan yang benar. Mulai dari kesiapan penyembelih, penggunaan alat, hingga penanganan hewan sebelum disembelih.
"Seorang seorang juru sembelih halal harus memenuhi sejumlah persyaratan mendasar, di antaranya beragama Islam, telah akil balig, memiliki kemauan belajar, serta aktif mengikuti pelatihan maupun bimbingan teknis yang diselenggarakan organisasi," kata Darmawan, menjelaskan.
Selain itu, penyembelih juga harus memahami teknik penyembelihan yang sesuai syariat, termasuk penggunaan pisau yang memenuhi standar dan kemampuan menangani hewan dengan baik untuk meminimalkan stres pada hewan kurban.
“Pisau harus tajam dan memenuhi syarat, kemudian penyembelih juga harus memahami tata cara penanganan hewan dengan baik,” katanya.
Dalam meningkatkan kapasitas anggotanya, JULEHA Banyumas juga menggandeng berbagai lembaga seperti Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Baznas, Dinas Pertanian, hingga forum komunikasi takmir masjid di Banyumas. Darmawan berharap para juru sembelih dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab karena proses penyembelihan kurban bukan hanya kegiatan teknis, tetapi juga bentuk ibadah yang harus dilakukan secara amanah.
“Jangan sampai proses penyembelihan dilakukan sembarangan. Semua harus sesuai syariat agar daging yang dihasilkan benar-benar halal, higienis, dan berkualitas,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....