BNN Edukasi Masyarakat Soal Bahaya Narkoba Sampai ke Ujung Banyumas

  • 19 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Dalam rangka memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Kombes Pol Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., melaksanakan kunjungan edukatif ke wilayah ujung barat daya Kabupaten Banyumas, tepatnya di Desa Gunung Wetan, Kecamatan Jatilawang, pada Selasa (19/5/2026).

Perjalanan menuju lokasi ditempuh melalui jalur Nasional Lintas Selatan Banyumas yang membentang hingga kawasan pedesaan yang asri dan jauh dari pusat perkotaan. Desa Gunung Wetan sendiri merupakan desa dengan jumlah penduduk sekitar 3.000 jiwa yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Banyumas bagian barat daya.

Kedatangan Kepala BNN Kabupaten Banyumas disambut langsung oleh Kepala Desa Gunung Wetan, Cadem Cahyati, beserta perangkat desa dan masyarakat setempat. Sosok Cadem dikenal luas sebagai pemimpin yang dekat dan dicintai masyarakatnya. Hal tersebut tercermin dari dukungan penuh warga saat dirinya maju dalam pemilihan kepala desa, di mana masyarakatlah yang mendorong dan menjagokan dirinya untuk memimpin desa.

Dalam sambutannya, Cadem Cahyati menyampaikan bahwa kecintaannya terhadap masyarakat menjadi alasan utama dirinya berkomitmen menjaga Desa Gunung Wetan agar tetap aman dan bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba. Menurutnya, ancaman narkoba dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu ketahanan sosial masyarakat desa.

Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Pemerintah Desa Gunung Wetan secara rutin setiap tahun menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pencegahan narkoba yang melibatkan unsur lembaga desa, kader masyarakat, tokoh pemuda, hingga elemen masyarakat lainnya dengan menghadirkan BNN Kabupaten Banyumas sebagai narasumber utama.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol Iwan Irmawan hadir langsung didampingi Ketua Tim Pencegahan BNN Kabupaten Banyumas. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Pemerintah Desa Gunung Wetan beserta seluruh masyarakat atas kepedulian dan kewaspadaan terhadap bahaya laten narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi bangsa.

Kombes Iwan menjelaskan bahwa Kabupaten Banyumas saat ini masih berada pada peringkat ketiga tertinggi kasus narkoba di Provinsi Jawa Tengah. Sementara itu, berdasarkan data tahun 2025, di wilayah Kecamatan Jatilawang sendiri tercatat terdapat satu kasus narkoba serta satu klien rehabilitasi.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama. Pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum atau BNN saja, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keluarga merupakan benteng dan pintu utama dalam upaya pencegahan narkoba sejak dini. Menurutnya, pengawasan, komunikasi, dan perhatian keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Kombes Iwan turut mengajak pemerintah desa lainnya di Kabupaten Banyumas untuk mencontoh langkah dan kepedulian yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Gunung Wetan dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Jatilawang yang menyatakan dukungan penuh terhadap upaya kolaboratif pencegahan narkoba di wilayahnya. Dalam kesempatan itu, perwakilan Forkopimcam menyampaikan rencana tindak lanjut berupa penguatan koordinasi lintas sektor serta peningkatan edukasi masyarakat guna mencegah dan memberantas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat serta tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Banyumas yang Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....