Gunung Slamet Waspada, BPBD Banyumas Pastikan Kesiapan Mitigasi Bencana

  • 07 Mei 2026 14:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas terus memantau perkembangan status Gunung Slamet yang saat ini berada pada level Waspada. Dalam menghadapi situasi ini, BPBD menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat tanpa menimbulkan kepanikan berlebih.

Perkembangan aktivitas Gunung Slamet menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan lereng gunung. BPBD Banyumas pun aktif melakukan sosialisasi guna memastikan masyarakat memahami kondisi terkini serta langkah yang harus diambil jika terjadi perubahan aktivitas.

“Untuk perkembangan peningkatan Waspada Gunung Slamet pada saat ini, kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujar Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banyumas Awal Sudiono kepada RRI, Kamis (7/5/2026).

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Banyumas telah melakukan berbagai upaya, mulai dari sosialisasi hingga simulasi penanganan bencana. Kegiatan ini difokuskan pada wilayah rawan, khususnya di Kecamatan Sumbang yang berada di sekitar lereng Gunung Slamet.

Selain itu, edukasi terus diberikan kepada masyarakat agar tidak mudah panik jika terjadi erupsi. Pemahaman yang baik diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil tindakan yang tepat saat situasi darurat terjadi.

“Untuk antisipasi Gunung Slamet pada saat ini sudah kita lakukan sosialisasi serta simulasi di wilayah lereng Gunung Slamet, khususnya di wilayah Kecamatan Sumbang bulan kemarin,” tuturnya.

Dalam hal kesiapan evakuasi, BPBD Banyumas memastikan jalur evakuasi dan titik pengungsian telah disiapkan dengan baik. Informasi terkait jalur dan lokasi pengungsian juga telah disosialisasikan kepada masyarakat melalui pemerintah daerah dan pihak terkait.

Koordinasi dengan berbagai instansi juga terus dilakukan, terutama dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebagai lembaga yang menyediakan data terkini aktivitas gunung api. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.

“Kalau misalkan ada percepatan status ataupun peningkatan status secara signifikan, kita akan informasikan secara meluas lewat media sosial kepada masyarakat sekitar,” ucap Awal. (Ilham).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....