UMP Latih Perempuan Muda Bumiayu Produksi Pupuk Organik Cair

  • 03 Mei 2026 15:57 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya pemberdayaan masyarakat terus diperluas Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dengan menghadirkan program kewirausahaan yang berpihak pada lingkungan.

Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui kolaborasi bersama Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, lewat pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) bagi perempuan muda Muhammadiyah.

Kegiatan yang digelar sejak Februari hingga Mei 2026 di SMA Muhammadiyah Bumiayu ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang didukung hibah RisetMu 2026. Fokus utamanya adalah mendorong munculnya green entrepreneur di kalangan perempuan muda dengan memanfaatkan potensi lokal serta pendekatan ramah lingkungan.

Ketua tim pelaksana, Dr. Anis Shofiyani, S.P., M.P., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada produksi pupuk organik, tetapi juga pada penguatan kapasitas kewirausahaan secara menyeluruh.

“Kami ingin membekali peserta dengan keterampilan lengkap, mulai dari pembuatan POC, pengelolaan keuangan berbasis akuntansi sederhana, hingga teknik pengemasan dan pemasaran digital. Harapannya, mereka mampu mengembangkan usaha mandiri yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Minggu (3/5/2026).

Pelatihan ini menerapkan metode experiential learning, di mana peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan pupuk organik cair. Pendekatan ini dinilai efektif untuk memperdalam pemahaman sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam memulai usaha.

Tak hanya itu, peserta juga dibekali dengan strategi pemasaran digital agar produk yang dihasilkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Ketua PCNA Bumiayu, Eri Yuni Astuti, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan dampak positif bagi kader perempuan muda Muhammadiyah di daerahnya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang bisa langsung diterapkan. Harapannya, kader PCNA Bumiayu dapat mengembangkan usaha kreatif berbasis POC sebagai sumber pendapatan baru,” ucapnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini menjadi pijakan awal dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan di tingkat lokal.

Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Produk POC yang dihasilkan pun berpeluang menjadi solusi bagi kebutuhan pertanian lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Ke depan, model pelatihan ini dinilai berpotensi untuk diterapkan di berbagai daerah lain. Dengan pendekatan berbasis komunitas, dampaknya diharapkan semakin luas, baik dari sisi ekonomi maupun pelestarian lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus dikembangkan dan menjadi gerakan bersama dalam menciptakan wirausaha muda yang mandiri dan peduli lingkungan,” kata Dr. Anis.

Melalui inisiatif ini, UMP kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi wirausaha yang adaptif, inovatif, dan berwawasan lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....