UMP Resmikan Perpustakaan Digital di Kota Lama Banyumas

  • 28 Apr 2026 13:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Sebagai bagian dari penguatan peran perguruan tinggi di tengah masyarakat, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyalurkan hibah berupa perpustakaan digital kepada Pemerintah Kecamatan Banyumas, Sabtu (25/4/2026). Fasilitas literasi berbasis daring ini diproyeksikan menjadi penopang pengembangan kawasan Kota Lama Banyumas sebagai sentra budaya sekaligus edukasi.

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D., kepada Camat Banyumas, Jakarta Tisam, S.STP, M.Si. Dalam kesempatan itu, Saefurrohman mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Banyumas yang selama ini telah mendukung berbagai aktivitas mahasiswa UMP, termasuk program Kampung Inggris.

Ia menjelaskan, hibah perpustakaan digital tersebut merupakan upaya kampus dalam memperluas akses literasi yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat. Selanjutnya, UMP akan memperluas titik akses untuk semakin mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat.

“Hari ini kami dari perpustakaan UMP memberikan perpustakaan digital dengan nilai sekitar Rp22 juta. Ke depan, kami juga akan menambah titik-titik QR code di berbagai lokasi di Banyumas agar koleksi ini bisa dimanfaatkan lebih luas, khususnya oleh warga Banyumas dan sekitarnya,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (28/4/2026).

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari Camat Banyumas, Jakarta Tisam. Menurutnya, kehadiran perpustakaan digital sejalan dengan visi pemerintah kecamatan dalam menjadikan Banyumas sebagai pusat budaya.

“Meski bentuknya tidak fisik, melainkan daring, perpustakaan ini sangat berarti bagi kami. Ini selaras dengan visi Banyumas sebagai pusat budaya. Kami berharap fasilitas ini bisa memperkaya sumber literasi bagi masyarakat, peneliti, maupun mahasiswa yang ingin mengkaji Kota Lama Banyumas,” kata Jakarta Tisam.

Ke depan, kolaborasi antara UMP dan Pemerintah Kecamatan Banyumas tidak hanya difokuskan pada literasi dan pendidikan bahasa. Kedua pihak juga berencana mengembangkan kerja sama di sektor industri kreatif, termasuk produksi serial FTV yang mengambil latar kawasan Banyumas.

Melalui penyediaan perpustakaan digital yang terintegrasi dengan pemindaian QR code di sejumlah titik strategis, UMP berharap inisiatif ini dapat menjadi model bagi daerah lain. Akses literasi yang semakin mudah melalui perangkat ponsel diharapkan mampu mendorong peningkatan minat baca masyarakat, khususnya di Kabupaten Banyumas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....