Kecamatan Kutasari Dominasi Produksi Susu di Purbalingga
- 20 Apr 2026 14:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, PURBALINGGA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga mencatatkan tren positif pada produksi susu sapi di Purbalingga sepanjang tahun 2025 kemarin. Berdasarkan dokumen Purbalingga Dalam Angka, total produksi susu dari 10 kecamatan penghasil mencapai 123.458 liter.
Kepala BPS Purbalingga, Slamet Romelan, mengatakan Kecamatan Kutasari menjadi primadona utama dengan menyumbang angka terbanyak sebesar 54.645 liter, atau hampir mencakup 45 persen dari total produksi susu sapi di Purbalingga. Posisi selanjutnya disusul oleh Kecamatan Bukateja, Bojongsari, dan Karangreja.
"Dari total 18 kecamatan di Purbalingga, terdapat 8 wilayah yang tercatat belum menghasilkan produksi susu sapi, di antaranya Kemangkon, Kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Karangjambu, Kertanegara, Karangmoncol, dan Rembang," katanya.
Slamet Romelan, menjelaskan bahwa data yang dirilis pihaknya bersumber dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, Purbalingga memiliki modal geografis yang sangat kuat untuk mengembangkan industri peternakan sapi perah.
"Purbalingga memiliki potensi besar. Kontur tanah kita tidak kalah dengan Baturraden. Wilayah seperti Desa Serang dan Kutasari itu konturnya mirip sekali dengan Baturraden, bahkan jenis tanaman yang tumbuh pun sama," ujar Slamet Romelan.
Slamet kembali menegaskan bahwa potensi peternakan sapi tidak hanya terbatas pada penjualan susu mentah. Belajar dari kesuksesan wilayah tetangga (Banyumas), peternakan sapi perah bisa dikembangkan menjadi sektor wisata yang menjanjikan.
"Ini sangat potensial dikembangkan karena punya banyak cabang produk yang bisa dijual. Lingkungannya mendukung, dan limbahnya pun bisa bermanfaat untuk pupuk. Ini perlu menjadi pertimbangan serius ke depan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....