Tabligh Akbar Jadi Momentum Penguatan Ukhuwah di Banyumas
- 19 Apr 2026 22:41 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Ribuan warga Muhammadiyah Banyumas berkumpul dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Silaturahmi yang dirangkai dengan pelepasan jamaah haji KBIHU Muhammadiyah 1447 H. Acara ini digelar di Auditorium Ukhuwah Islamiyah, Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Sabtu (12/4/2026).
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso, Ketua PDM Banyumas Drs. H.M. Djohar, M.Pd., serta Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M. Hadir pula Kapolres Banyumas, jajaran pimpinan UMP, para dekan dan sivitas akademika, serta pengurus Muhammadiyah dari tingkat daerah hingga ranting. Kegiatan ini juga diikuti ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah dari Banyumas dan sekitarnya.
Rektor UMP menyampaikan bahwa kampusnya terus mendapat dukungan kuat dari Persyarikatan Muhammadiyah. Ia menegaskan komitmen UMP untuk memberi kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, hingga bangsa dan negara.
“Bertepatan dengan Milad ke-61, UMP akan terus meningkatkan layanan pendidikan, termasuk penambahan kapasitas hingga 6.000 kursi reguler serta penguatan pendidikan dari tingkat TK, SD, sampai SMP,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu (18/4/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PDM Banyumas mengungkapkan rencana digitalisasi persyarikatan dalam waktu dekat. Selain itu, Muhammadiyah Banyumas juga menggalakkan gerakan “Jihad melawan ATS (Anak Tidak Sekolah)” melalui pendirian PKBM sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Banyumas menilai tabligh akbar ini menjadi momen penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga suasana keberagamaan yang sejuk di Banyumas. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan satu unit mobil operasional kepada PDM Banyumas untuk mendukung kegiatan organisasi.
Rangkaian acara juga diisi dengan penandatanganan dan serah kelola Gedung UMP President Tower di Kampus 2 UMP dari Kementerian Pekerjaan Umum, yang diwakili Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Prasarana Strategis, Usman Hermanto, S.T., M.Eng.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa dukungan dari Kementerian PUPR merupakan bagian dari program Asta Cita, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di UMP sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan yang lebih baik.
Tausiah disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad. Ia menegaskan bahwa dalam Muhammadiyah terdapat dua peran penting, yakni pejuang dan kader. Pejuang berperan memperjuangkan organisasi, sementara kader menjaga keberlangsungan dan masa depan persyarikatan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai kekuatan utama Muhammadiyah. Menurutnya, organisasi ini dapat bertahan hingga 114 tahun karena kuatnya hubungan antarwarga. Ia mengingatkan bahwa perpecahan bisa menjadi sumber masalah, sehingga solidaritas harus terus dijaga.
Selain itu, ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam setiap aktivitas organisasi, sekaligus mengapresiasi budaya silaturahmi yang terus terjaga.
Kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi momen spiritual bagi jamaah haji KBIHU Muhammadiyah yang secara resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....