UMP dan BI Purwokerto Jalin Kerja Sama Pendidikan Kebanksentralan
- 18 Apr 2026 14:32 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kolaborasi antara perguruan tinggi dan otoritas moneter kembali diperkuat di Purwokerto melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Rabu (16/4/2026). Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah rektor perguruan tinggi di Purwokerto sebagai wujud sinergi lintas kampus.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah nyata dalam mempererat hubungan antara dunia akademik dan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kebanksentralan, moneter, dan ekonomi.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BI Purwokerto atas inisiatif program tersebut. Ia menilai program ini sebagai investasi jangka panjang yang sejalan dengan upaya mewujudkan astacita poin ke-4.
“Program ini merupakan niat baik yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk mempelajari bidang keuangan dan bank sentral. Ini adalah bentuk investasi bagi anak bangsa,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat (17/4/2026).
Prof. Jebul juga menegaskan bahwa UMP menyambut positif kerja sama ini karena sejalan dengan komitmen kampus dalam mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan.
“UMP mendukung green economy sebagai solusi dalam menghadapi percaturan global yang semakin kompetitif,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa UMP terus berupaya menjadi wadah pengembangan UMKM melalui berbagai program inkubasi bisnis dan kolaborasi, termasuk kemitraan dengan Bank Indonesia dalam kegiatan ekonomi masyarakat seperti pasar Ramadan.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
“Kerja sama ini merupakan wujud nyata sinergi dan komitmen bersama dalam mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, khususnya di bidang kebanksentralan, moneter, dan ekonomi,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa program bantuan pendidikan kebanksentralan dirancang selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memiliki arah pengembangan yang terstruktur.
“Program bantuan pendidikan kebanksentralan ini dirancang selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan tiga pilar utama yaitu peningkatan literasi kebanksentralan, bantuan pendidikan, serta dukungan penelitian di bidang kebanksentralan,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui kerja sama ini, diharapkan hubungan antara Bank Indonesia dan perguruan tinggi semakin kuat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan ekonomi global ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....