Petugas Rutan Banyumas Ikuti Bimtek Penulisan Berbasis Budaya Lokal

  • 17 Apr 2026 07:52 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas, Kamis (16/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas, Agus Anggraito. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan literasi yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan menulis, tetapi juga mampu mengangkat nilai-nilai kearifan lokal sebagai identitas daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pegiat literasi mampu menghasilkan karya tulis yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerminkan karakter dan kekayaan budaya lokal Banyumas,” ujar Agus.

Mengusung tema “Filosofi Cablaka: Potret Karakter dan Identitas Masyarakat Penginyongan”, kegiatan ini menghadirkan narasumber Wiwit Uji Sharaswati yang memberikan pemaparan mendalam terkait konsep cablaka—sebuah karakter khas masyarakat Banyumas yang identik dengan keterbukaan, kejujuran, dan apa adanya.

“Cablaka bukan sekadar gaya bicara, tetapi merupakan identitas masyarakat Banyumas yang bisa diangkat menjadi kekuatan dalam karya tulis,” jelas Wiwit dalam sesi pemaparan.

Perwakilan dari Rutan Banyumas, Dwi Waluyo, hadir sebagai peserta bersama sekitar 50 pegiat literasi lainnya dari berbagai kalangan di wilayah Kabupaten Banyumas. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Banyumas dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang literasi dan kepenulisan.

“Kami sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena memberikan wawasan baru dalam mengembangkan tulisan yang berbasis budaya lokal. Ini tentu akan sangat bermanfaat dalam mendukung tugas dan fungsi kami,” ungkap Dwi Waluyo.

Dalam sesi pematerian, peserta diajak untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya lokal dapat diolah menjadi konten tulisan yang bernilai, baik untuk kebutuhan edukasi maupun publikasi. Narasumber juga memberikan teknik dan pendekatan dalam menulis yang mampu menggambarkan identitas lokal secara kuat dan menarik.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman, mencerminkan tingginya minat terhadap pengembangan literasi berbasis budaya lokal.

Melalui keikutsertaan dalam bimtek ini, Rutan Banyumas berharap dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan budaya literasi, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....