UPZ Desa dan Kelurahan Kebumen Didorong Perkuat Pengelolaan Zakat
- 14 Apr 2026 09:38 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen: Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa dan kelurahan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi, Halalbihalal, dan Pembinaan UPZ se-Kabupaten Kebumen yang digelar Baznas Kabupaten Kebumen di Gedung Pertemuan Setda, Senin (13/4/2026).
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya menekankan bahwa pengurus UPZ memegang amanah besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, potensi zakat di wilayah pedesaan sangat besar dan dapat menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan sosial jika dikelola secara jujur dan transparan.
“Zakat dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari warga sakit, mendukung pendidikan, hingga memperkuat usaha mikro,” ujar Bupati.
Melalui kegiatan pembinaan ini, pemerintah berharap pengelolaan administrasi zakat di tingkat desa semakin tertata, serta penyalurannya lebih tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja UPZ, Baznas Kabupaten Kebumen juga memberikan penghargaan BAZNAS Awards 2025 kepada desa dengan capaian pengumpulan ZIS tertinggi. UPZ Desa Pesalakan, Kecamatan Kutowinangun, meraih posisi pertama dengan total Rp75.338.300.
Disusul Desa Semanding, Kecamatan Gombong, sebesar Rp64.223.500 dan Desa Klegenwonosari, Kecamatan Klirong, senilai Rp59.200.000. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Desa Menganti, Kecamatan Sruweng, dengan perolehan Rp48.627.000 serta Desa Ambarwinangun, Kecamatan Ambal, sebesar Rp34.222.600.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas juga menyalurkan bantuan modal usaha melalui program Replikasi Z-Mart. Bantuan senilai Rp22.500.000 diberikan kepada lima desa dengan capaian pengumpulan tertinggi, yakni Pesalakan, Semanding, Klegenwonosari, Menganti, dan Ambarwinangun.
Sementara itu, bantuan sebesar Rp15.000.000 disalurkan kepada lima desa lainnya, yaitu Klirong, Peneket, Jatipurus, Sidomulyo, dan Ampih. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha ritel berbasis komunitas.
Kegiatan ini turut dihadiri tokoh agama KH Nashirudin Al-Mansyur serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kebumen. Suasana semakin hangat dengan pelaksanaan ikrar Halalbihalal oleh perwakilan ketua UPZ desa kepada Ketua Baznas Kebumen, Ahmad Sahli Syam.
Seluruh pengurus UPZ yang hadir menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sekaligus memperkuat komitmen untuk terus bersinergi dalam menebar manfaat bagi masyarakat Kebumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....