Harga Cabai Hijau Turun Drastis Menjadi Rp16 Ribu per Kilogram

  • 13 Apr 2026 15:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Memasuki periode pasca-Lebaran, fluktuasi harga kebutuhan pokok khususnya komoditas cabai mulai menunjukkan tren penurunan di pasar tradisional. Berdasarkan pantauan terbaru, harga cabai hijau mengalami penurunan yang cukup signifikan, memberikan angin segar bagi para konsumen di tengah ketidakpastian harga pangan.

Kamisah, salah satu pedagang sayur di Pasar Manis Purwokerto, menjelaskan bahwa penurunan harga ini terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, harga cabai hijau yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp20.000 per kilogram, kini terus merosot hingga mencapai level terendah dalam kurun waktu tersebut.

“Kalau cabai hijau ini (harganya) turun dari Rp20.000 ke Rp18.000, dan sekarang sudah Rp16.000 per kilo,” ujarnya saat diwawancarai oleh RRI Purwokerto pada Senin (13/4/2026).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa fenomena naik-turunnya harga ini sangat dipengaruhi oleh ketersediaan stok dari tingkat pengepul maupun petani. Melimpahnya pasokan barang di pasar disinyalir menjadi penyebab utama harga cabai hijau menjadi lebih murah dibandingkan jenis cabai lainnya.

“Ya mungkin dari stok sananya ya. Kalau lagi barang banyak ya otomatis harga agak turun, kalau barangnya berkurang harga naik,” katanya.

Meskipun cabai merah dan cabai rawit sempat mengalami lonjakan ekstrem hingga Rp110.000 pada momen Lebaran lalu, saat ini harga secara keseluruhan mulai bergerak stabil. Kondisi ini dinilai sangat menguntungkan bagi pembeli, karena dengan uang Rp5.000 saja, masyarakat sudah bisa mendapatkan kombinasi berbagai jenis cabai.

Kamisah juga menegaskan bahwa sebagai pedagang, ia selalu mengikuti perkembangan harga pasar demi kenyamanan pelanggan. Ia tidak ragu untuk langsung menurunkan harga jual jika harga modal yang didapatkannya juga turun.

Terakhir, ia menyampaikan harapannya agar harga komoditas pangan tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan yang drastis di masa mendatang. Hal ini dianggap penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan interaksi jual-beli di pasar tetap berjalan lancar.

“Harapan saya sih memang harga cabai ini tetap stabil terus. Jadi kalau harga tidak naik-turun dan tetap terjangkau, saya jualannya juga enak ke pembeli, sama-sama nyaman,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....