Harga Kemasan Naik, Getuk Goreng Tetap Andalkan Besek

  • 13 Apr 2026 14:07 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kenaikan harga plastik dan bahan kemasan turut berdampak pada pelaku usaha makanan tradisional, tanpa terkecuali penjual getuk goreng di Sokaraja. Getuk goreng dikenal menggunakan besek sebagai kemasan khasnya. Salah satu penjual, Mukhtar, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bahan baku getuk goreng, tetapi juga pada kemasan. Menurutnya, penggunaan besek sebagai ciri khas kemasan getuk goreng cukup membantu di tengah naiknya harga plastik yang mencapai dua kali lipat.

“Ya tidak panik karena besek juga. Besek itu harganya mahal banget juga (sekarang). Dulu 140 (ribu), sekarang 160 (ribu). Itu juga sudah naik, naik banget sebelum lebaran sudah naik, susah,” ujar Mukhtar saat diwawancarai RRI Purwokerto.

Besek bambu yang menjadi ciri khas getuk goreng Sokaraja juga tidak sepenuhnya menjadi solusi atas mahalnya plastik. Kenaikan harga besek dipengaruhi oleh menurunnya jumlah produksi dari perajin, terutama saat musim tanam ketika banyak warga beralih bekerja di sawah.

Meski terdapat kenaikan harga, penggunaan besek tetap dipertahankan karena sudah menjadi identitas produk. Upaya mengganti kemasan dengan alternatif lain seperti kardus sempat dilakukan, namun tidak mendapat respons positif dari pembeli.

“Saya pernah pakai kardus. Kardus itu ya kayak gini kecil gitu saya kasih label, tidak mau. Khasnya pakai besek. Jadi khas Banyumas getuk goreng itu pakai besek. Tidak mau pakai kardus, sudah pernah saya tapi tidak mau,” jelas Mukhtar.

Dari sisi konsumen, penggunaan besek justru dinilai sebagai nilai tambah. Salah satu pembeli, Cynthia, mengatakan bahwa kemasan tradisional tersebut lebih ramah lingkungan dan sudah melekat sebagai ciri khas.

“Menurutku karena emang udah jadi ciri khas, mungkin jadi nggak terlalu berdampak dan bahkan kayak udah jadi pelopor awalnya gitu karena nggak pakai plastik. Paling oke sih karena kan juga organik,” ujar Cynthia.

Meski dihadapkan pada kenaikan biaya dari berbagai sisi, pelaku usaha berharap penjualan tetap stabil. Dengan mempertahankan ciri khas kemasan dan kualitas rasa, getuk goreng Sokaraja diharapkan mampu bertahan di tengah tekanan harga kemasan yang terus meningkat. (Azra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....