Diterima SNBP Jalur KIP Kuliah, Enam Siswa SMAN 1 Sigaluh Terima Bantuan
- 12 Apr 2026 17:33 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara: Infaq Selasa Jumat (Selamat) di SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara terbukti telah bertahun-tahun menjadi penyelamat bagi siswa SMAN 1 Sigaluh, terutama dalam menyambung kelanjutan studi para siswa. Siswa yang terkendala biaya transportasi dan perlengkapan sekolah selalu dibantu dengan infaq ini. Bahkan siswa yang lulus dan diterima Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) melalui jalur KIP Kuliah juga selalu dibantu oleh program ini.
Seperti Jumat, 10 April 2026, sebanyak 6 siswa SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara mendapatkan bantuan dari infaq tersebut. Mereka adalah Adit Dwi Candra (Pendidikan Jasmani Unsoed), Fajri Nugroho (Budidaya Perikanan Unsoed) Nadya Dinata Putri (Pendidikan Seni Musik Unnes), Akhmad Syarifudin (Bahasa Mandarin Unsoed), Addin Aziz (Agribisnis Unsoed) dan Aura Setyaningrum (Bahasa Inggris Unsoed).
Koordinator Infaq Selamat SMAN 1 Sigaluh Suparni mengungkapkan kegiatan ini telah berlangsung lebih dari lima tahun, mengantisipasi siswa yang diterima di perguruan tinggi namun tidak memiliki biaya untuk menuntaskan registrasi.
"Kami sudah menandai, bahwa tanpa bantuan pengawalan yang baik dari sekolah, kesempatan yang sudah ada di depan mata anak-anak diterima di kampus negeri bisa saja terlewat karena urusan sepele. Misal, mereka tidak punya uang untuk lapor diri, atau cek kesehatan. Hal seperti itu tidak ditanggung oleh KIP Kuliah. Belum lagi biasanya sampai dana KIP Kuliah cair, butuh waktu tiga sampai empat bulan setelah registrasi. Kalau anak sama sekali tidak punya uang, untuk biaya kost dan makan di awal semester, bisa jadi mereka mengundurkan diri. Karenanya kami selalu memberikan bantuan ini sebagai jaring pengaman, dan juga kami ada tim yang mengawal anak-anak tersebut memastikan semua beres sampai mereka benar-benar kuliah," jelas Suparni.
Salah satu penerima bantuan Adit Dwi Candra mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat baginya. Menurutnya banyak hal yang sudah dibantu oleh sekolah dalam rangka mengantarkan untuk kuliah.
"Kita sejak awal dibantu untuk pembuatan akun KIP Kuliah, SNBT dan lainnya. Para guru paham betul bahwa kami memiliki keterbatasan. Bahkan untuk print berkas registrasi juga kami dibantu oleh sekolah. Dengan bantuan ini sangat meringankan kami, karena untuk bolak balik mengurus registrasi ke Purwokerto kami sudah dibantu dana dari sekolah. Mimpi kami untuk bisa kuliah ternyata bisa kami wujudkan dengan bantuan dari sekolah," ujar Adit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....