Longsor Terjang Rumah Warga di Gandatapa, Satu Korban Luka Ringan
- 10 Apr 2026 13:32 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Banyumas pada Kamis (9/4/2026) mengakibatkan tanah longsor di sejumlah titik. Salah satu kejadian terjadi di Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, yang merusak bagian rumah warga dan menyebabkan satu orang mengalami luka ringan.
Korban longsor, Rasim, mengaku peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Material tanah yang longsor menghantam bagian tembok rumahnya hingga jebol dan mengenai ruang dalam rumah.
“Yang kena longsoran itu tembok rumah, jebol,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat kejadian dirinya berada di ruang tamu, sementara istrinya berada di kamar yang temboknya jebol. Beruntung meski mengalami luka ringan, sang istri masih diberi keselamatan.
“Alhamdulillah semua selamat, meskipun sempat kena material dari tembok rumah yang roboh,” katanya.
Ketua RT setempat, Saras Pambudi, menjelaskan hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi sejak sore hingga menjelang malam. Longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat kondisi tanah sudah tidak mampu menahan debit air.
“Hujan deras hampir satu sore, dan kejadian sekitar jam lima sore. Korban adalah istri Pak Rasim yang saat itu sedang berada di dalam rumah, mengalami luka ringan di bagian lengan,” jelasnya.
Menurut Saras, laporan kejadian langsung disampaikan warga kepada pihak RT dan diteruskan ke aparat desa untuk penanganan lebih lanjut. Ia juga menyebut wilayah tersebut memang tergolong rawan longsor dan sebelumnya sudah pernah terjadi kejadian serupa.
“Sudah pernah ada kejadian longsor di wilayah sekitar sini, bahkan tahun lalu lebih parah. Kami juga sudah melakukan sosialisasi terkait mitigasi, seperti pengurangan dahan pohon,” ungkapnya.
Sementara itu, Danramil Sumbang, Kapten Infanteri Agus Kuntoro, mengatakan pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan pascakejadian. Evakuasi keluarga korban menjadi prioritas utama untuk menghindari risiko lanjutan.
“Kejadian ini akibat intensitas hujan yang sangat deras. Kami bersama Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat langsung ke lokasi untuk mengamankan keluarga korban ke rumah saudaranya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada hari berikutnya dilakukan kerja bakti oleh berbagai pihak untuk membersihkan material longsor. Sinergi lintas pihak diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi di lokasi terdampak.
“Harapannya semua pihak peduli terhadap warga yang terdampak bencana,” katanya.
Agus juga menyebut, meskipun cuaca ekstrem terjadi di sejumlah wilayah, untuk sementara di Kecamatan Sumbang hanya satu titik longsor yang membutuhkan penanganan serius. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....