Tak Kebagian Huntara, Warga Padasari Kembali Bangun Rumah di Zona Berbahaya
- 05 Jun 2026 15:52 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Tegal - Sejumlah warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, memilih kembali membangun rumah di kawasan terdampak longsor meski lokasi tersebut masih masuk zona rawan pergerakan tanah. Keputusan tersebut diambil karena sebagian warga tidak mendapatkan hunian sementara (Huntara) dan tidak memiliki pilihan tempat tinggal lain, Jum’at (5/6/2026).
Salah seorang warga, Uripin, mengaku kembali menempati lahannya di RT 12 RW 3 setelah berbulan-bulan menunggu kepastian bantuan hunian. Bersama keluarga dan bantuan tetangga, ia membangun tempat tinggal sederhana secara swadaya agar dapat kembali memiliki tempat berteduh.
“Enggak dapat Huntara. Jadi, kita mau enggak mau kita tuh harus sedikit demi sedikit kita harus kembali lagi ke sini,” ujar Uripin.
Uripin mengakui masih ada rasa khawatir terhadap kemungkinan terjadinya pergerakan tanah susulan. Namun keterbatasan pilihan membuat dirinya tetap memutuskan kembali ke lokasi yang pernah terdampak bencana.
Uripin mengaku, keluarganya yang terdiri dari sembilan orang tidak pernah menerima fasilitas Huntara meski telah menyerahkan dokumen yang diminta saat pendataan korban longsor. Kondisi ekonomi sebagai petani juga membuatnya kesulitan jika harus menyewa atau mengontrak rumah di tempat lain.
Kondisi serupa juga dialami Lamun Hasim, warga lanjut usia yang rumahnya terdampak longsor. Meski memperoleh Huntara, ia menyerahkan fasilitas tersebut kepada adiknya yang tidak mendapatkan tempat tinggal sementara.
“Dapat, tapi saya berikan ke adik saya yang tidak dapat huntara untuk ditempati keluarga adik saya,” ujar Hasim.
Fenomena warga yang kembali membangun rumah di zona rawan menunjukkan masih adanya kebutuhan hunian bagi sebagian korban longsor yang belum terakomodasi. Di tengah keterbatasan pilihan tempat tinggal, sejumlah warga memilih kembali ke lahan asal mereka meski masih dibayangi risiko bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....