Pertamina Kilang Cilacap Kembali Sabet PROPER Emas 2025
- 07 Apr 2026 18:38 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan oleh Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit (RU) IV Cilacap yang sukses meraih PROPER Emas 2025. Penghargaan ini merupakan predikat tertinggi dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia.
Penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq kepada General Manager RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo dalam seremoni yang digelar di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Dalam sambutannya, Menteri Hanif menekankan bahwa peran dunia usaha sangat penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa perlindungan lingkungan harus menjadi prioritas utama sebelum langkah pengelolaan dilakukan.
“Itulah mengapa perlindungan ditempatkan di awal, baru kemudian pengelolaan lingkungan agar keberlanjutannya terjaga,” tegasnya.
Ia juga mengajak puluhan ribu pelaku usaha di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan di wilayah operasional masing-masing agar memberikan dampak nyata bagi ekosistem dan masyarakat sekitar.
Capaian tahun ini menjadi PROPER Emas keempat bagi Kilang Cilacap, setelah sebelumnya diraih pada 2019, 2020, dan 2024. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi strategis kilang sebagai perusahaan energi yang tak hanya fokus pada produksi, tetapi juga keberlanjutan.
“PROPER Emas 2025 menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan lingkungan di Kilang Cilacap dilakukan melampaui standar yang dipersyaratkan, sekaligus diiringi dengan program pengembangan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Wahyu.
Ia turut mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi menjaga kinerja positif tersebut, sehingga operasional kilang tetap berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan energi nasional.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari inovasi program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan Bank Sampah Abhipraya yang menjadi bagian dari program Masyarakat Mandiri Kutawaru (MAMAKU) di wilayah Kutawaru.
Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, program ini hadir sebagai solusi atas persoalan pengelolaan sampah di wilayah yang secara geografis terpisah dari pusat kota.
“Program ini hadir sebagai solusi atas tantangan pengelolaan sampah di wilayah yang secara geografis terpisah dari pusat Kota Cilacap oleh perairan Segara Anakan,” jelasnya.
Melalui inisiatif tersebut, masyarakat kini semakin sadar dalam mengelola sampah rumah tangga. Bahkan, sampah yang sebelumnya menjadi masalah berhasil diolah menjadi produk bernilai ekonomi.
Dengan dukungan berbagai fasilitas seperti mesin pencacah plastik, komposter, hingga alat daur ulang, serta pelatihan berkelanjutan, warga mampu menghasilkan produk bernilai jual hingga menjadikannya sebagai tabungan ekonomi.
Keberhasilan meraih PROPER Emas 2025 tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan.
Program seperti Bank Sampah Abhipraya membuktikan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....