BPBD Cilacap Salurkan 2,88 Juta Liter Air Bersih untuk Warga di 54 Desa

  • 30 Agt 2026 14:21 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap terus menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Hingga Jumat, 28 Agustus 2026, total distribusi air bersih telah mencapai 2.881.000 liter atau 559 tangki. Bantuan tersebut telah menjangkau 17.064 kepala keluarga (KK) atau sekitar 41.253 jiwa yang tersebar di 54 desa pada 18 kecamatan di Kabupaten Cilacap.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cilacap, distribusi air bersih berasal dari dua sumber utama. Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui APBD telah menyalurkan sebanyak 515.000 liter air bersih melalui 103 tangki.

Sementara itu, dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) berbagai lembaga, perusahaan, komunitas, dan organisasi mencapai 2.366.000 liter atau sebanyak 456 tangki.

Besarnya kebutuhan air bersih membuat penanganan dampak kekeringan di Cilacap dilakukan secara kolaboratif. Sejumlah pihak ikut terlibat dalam pendistribusian bantuan, mulai dari PMI Kabupaten Cilacap, Pertamina Patra Niaga, PT Sumber Daya, Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy, PLN, hingga berbagai perusahaan dan organisasi lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo mengatakan distribusi air bersih dilakukan di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air, antara lain Kecamatan Nusawungu, Jeruklegi, Kawunganten, Patimuan, Kampung Laut, Wanareja, Majenang, Dayeuhluhur, Sidareja, Gandrungmangu, dan sejumlah kecamatan lainnya.

Pihaknya juga megapresiasi badan usaha maupun instansi dan lembaga turut membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat melalui dana CSRnya.

Data BPBD menunjukkan Kecamatan Wanareja menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan distribusi cukup besar, disusul sejumlah desa di Kecamatan Jeruklegi, Gandrungmangu, Kawunganten, Kampung Laut, serta wilayah lainnya yang terdampak kekeringan.

Selain mengandalkan distribusi pemerintah, keterlibatan berbagai pihak melalui CSR menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Kolaborasi tersebut memungkinkan bantuan menjangkau lebih banyak desa di tengah kondisi musim kemarau.

BPBD Kabupaten Cilacap terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan serta menyesuaikan distribusi bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Dengan total 559 tangki atau 2,881 juta liter air bersih yang telah disalurkan, upaya penanganan kekeringan di Cilacap diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga hingga kondisi ketersediaan air kembali membaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....