Pembangunan Gedung Baru Kejari Banyumas Siap Dimulai
- 07 Apr 2026 14:25 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Upaya peningkatan kualitas layanan hukum kepada masyarakat terus dilakukan Kejaksaan Negeri Banyumas. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor Kejari Banyumas di Desa Kedunguter, Kecamatan Banyumas, Selasa (7/4/2026).
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. Siswanto, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan bentuk dukungan pimpinan dalam meningkatkan kinerja institusi. Menurutnya, pembaruan fasilitas menjadi langkah penting untuk menunjang profesionalisme aparat penegak hukum.
“Ini merupakan bentuk dukungan pimpinan untuk kinerja Kejaksaan Negeri Banyumas, terutama dalam meningkatkan profesionalisme. Kantor yang ada saat ini sudah waktunya dilakukan pembaruan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya gedung yang lebih representatif, kinerja Kejari Banyumas dapat semakin optimal. Selain itu, ia juga berpesan kepada para jaksa agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Para jaksa harus selalu menjaga integritas dan profesionalisme, serta bekerja sesuai dengan undang-undang, ketentuan yang berlaku, dan SOP, sehingga kinerjanya sesuai harapan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyumas, Luthcas Rohman, mengatakan peletakan batu pertama ini menjadi awal pembangunan gedung baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebut pembangunan gedung ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan.
“Alhamdulillah peletakan batu pertama telah dilakukan oleh Pak Kajati. Beliau berpesan agar gedung ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan nantinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Banyumas,” katanya.
Luthcas menjelaskan, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran sekitar Rp11 miliar dengan rencana bangunan dua lantai dan luas sekitar 4.000 meter persegi. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan sejak dimulainya pekerjaan.
“Target pengerjaan sekitar enam bulan. Jika dimulai bulan Mei, insyaallah Oktober sudah selesai,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan gedung baru ini dilatarbelakangi keterbatasan fasilitas kantor lama yang dinilai belum sepenuhnya mendukung pelayanan publik secara optimal. Kondisi ruang yang sempit dan kurang representatif menjadi salah satu kendala dalam memberikan pelayanan yang nyaman.
“Bukan berarti gedung lama tidak layak, tetapi untuk pelayanan publik yang profesional kami masih menemui banyak keterbatasan. Harapannya, gedung baru ini bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....