Lebih dari 80 Desa di Banyumas Berpotensi Terdampak Kekeringan akibat El Nino

  • 01 Apr 2026 14:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Lebih dari 80 desa di Banyumas berpotensi terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino pada tahun 2026 ini. Hal ini disampaikan langsung Mochmad Yunan Raenaldi dari Bidang Pencegahan BPBD Kabupaten Banyumas.

Menurutnya fenomena El Nino pada tahun ini, diperkirakan memicu kekeringan lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu jumlah desa yang terdampak berpotensi meningkat dibanding pada tahun sebelumnnya.

“Untuk tahun 2026 ini diperkirakan bisa lebih dari 80 desa yang terdampak, karena efek El Nino yang cenderung berkepanjangan,” ujar Yunan.

Ia menjelaskan, indikator potensi kekeringan dilihat dari kondisi cuaca dan iklim, serta laporan dari BMKG. Peningkatan suhu dan berkurangnya curah hujan menjadi faktor utama yang menyebabkan berkurangnya debit sumber air.

Wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan tersebar di bagian barat, timur, dan selatan Kabupaten Banyumas, meskipun daerah selatan relatif lebih jarang mengalami dampak berat.

Yunan mengatakan dampak yang ditimbulakan dari fenomena El Nino yakni temperatur yang lebih panas dan debit air menurun. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah kekurangan suplai air bersih.

“Dampak El Nino ini biasanya suhu menjadi lebih panas, debit air menurun, bahkan beberapa sumber air bisa mengering. Hal ini juga berdampak pada layanan air bersih, termasuk PDAM yang bisa mengalami kesulitan suplai,” jelasnya.

Menghadapi potensi tersebut, BPBD Banyumas telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, salah satunya dengan menyiapkan armada distribusi air bersih. Saat ini tersedia empat tangki air dari BPBD, dua tangki dari PDAM, serta dukungan dari PMI.

BPBD Banyumas juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi terkait dan relawan kebencanaan. Rapat koordinasi lanjutan bersama pemerintah daerah dijadwalkan berlangsung pada pertengahan April guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....