Banjir Sungai Babakan Putuskan Jembatan di Ketanggungan Brebes

  • 01 Apr 2026 09:15 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Brebes — Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, pada Rabu (25/3/2026) berdampak serius terhadap infrastruktur dan aktivitas masyarakat. Luapan air Sungai Babakan bahkan sempat menggenangi jalan arteri serta memutus akses jalan dan jembatan di Desa Buara.

Penata Penanggulangan Bencana BPBD Brebes, Rismanto, S.T., menjelaskan banjir dipicu curah hujan tinggi di wilayah hulu, khususnya di Desa Hamedara dan sekitarnya. Debit air Sungai Babakan meningkat drastis hingga melampaui ambang batas siaga.

“Di Bendung, ketinggian air sudah mencapai angka 250, padahal status awas itu di angka 200. Ini termasuk kondisi banjir paling tinggi,” ujar Rismanto.

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya enam desa terdampak, yakni Cikeusal Lor, Buara, Petandungan, Ragatun, Buruburi, dan Karangmalang. Dampak paling parah terjadi di Desa Buara, di mana satu jembatan dilaporkan putus dan akses jalan tidak dapat dilalui.

Meski demikian, banjir yang terjadi tergolong banjir bandang dengan durasi relatif singkat. Air mulai naik sejak sore hari di wilayah hulu sekitar pukul 16.00–17.00 WIB, kemudian mengalir ke wilayah hilir hingga malam hari. Di wilayah Ketanggungan, genangan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan berangsur surut pada pagi hari.

“Banjirnya hanya lewat, sekitar 3 sampai 4 jam sudah surut. Namun dampaknya tetap signifikan karena merusak infrastruktur,” tambahnya.

Peristiwa ini juga sempat mengganggu arus lalu lintas, terutama saat masa arus balik Lebaran. Jalur alternatif yang biasa dilalui pemudik dari arah selatan terpaksa dialihkan untuk menghindari titik kerusakan di Desa Buara.

Saat ini, kondisi wilayah terdampak sudah berangsur normal. Namun demikian, pihak BPBD bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan, termasuk rencana normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Sementara itu, untuk jembatan yang putus di Desa Buara, pemerintah telah melakukan survei dan akan segera melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat dapat kembali pulih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....