Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Sungai Lukulo
- 20 Jul 2026 15:39 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen: Polres Kebumen mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, khususnya perempuan, agar segera melapor ke Polres Kebumen atau mendatangi RSUD dr. Soedirman Kebumen. Imbauan tersebut disampaikan setelah ditemukannya jenazah seorang perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Lukulo, tepatnya di bawah Jembatan Mangir, Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam, Minggu (19/7/2026) kemarin.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, hingga Senin (20/7/2026), identitas korban masih belum diketahui. Kepolisian berharap masyarakat yang memiliki informasi atau merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai dapat segera menghubungi pihak kepolisian.
Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, terutama perempuan dengan ciri-ciri yang kami sampaikan, agar segera datang ke Polres Kebumen. Informasi dari masyarakat sangat kami harapkan untuk membantu mengungkap identitas korban," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Penemuan jenazah bermula ketika perangkat Desa Wonotirto menerima laporan dari warga mengenai sesosok tubuh yang mengapung di Sungai Lukulo. Setelah dipastikan korban telah meninggal dunia, perangkat desa segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karanggayam.
Menerima laporan itu, personel Polsek Karanggayam bersama Tim Inafis Polres Kebumen, personel Samapta, PMI Kabupaten Kebumen, serta tenaga kesehatan langsung menuju lokasi. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah dari sungai, dan membawa korban ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk menjalani pemeriksaan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan tinggi badan sekitar 160 sentimeter. Korban memiliki rambut hitam lurus sepanjang kurang lebih 30 sentimeter.
Gigi depan bagian atas telah tanggal, sedangkan gigi depan bagian bawah tersisa empat buah. Di pergelangan tangan kanan ditemukan lebih dari lima gelang karet dan satu gelang manik-manik.
Saat ditemukan, korban mengenakan beberapa lapis pakaian, di antaranya jas hujan berwarna hijau, daster batik hijau bermotif bunga, kemeja kotak-kotak kuning, kaus hitam bertuliskan "Wrangler". Lalu kaus hitam bergambar bunga, daster hitam bermotif bunga emas, kaus kuning bertuliskan "Boomble Bee", hem bergaris abu-abu, daster bergaris merah, serta hem batik berwarna cokelat.
Hasil pemeriksaan medis juga menunjukkan jenazah telah mengalami pembusukan dan diperkirakan meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan. Petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam, benda tumpul, maupun bekas jeratan pada leher korban.
Dari keterangan sejumlah saksi, sekitar sepekan sebelum penemuan jenazah, warga sempat melihat seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan kejiwaan berada di sekitar Desa Wonotirto. Dugaan sementara, korban terpeleset saat melintas di sekitar Jembatan Mangir hingga terjatuh ke Sungai Lukulo.
Namun, kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian. Polres Kebumen mengajak masyarakat untuk membantu proses identifikasi dengan menyampaikan informasi apabila mengenali ciri-ciri korban atau merasa kehilangan anggota keluarga.
Kepolisian berharap identitas korban dapat segera diketahui sehingga jenazah dapat diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak kepolisian memastikan setiap informasi yang diterima dari masyarakat akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....