Komunitas Gilar Muda Banjarnegara Didklarasikan saat Halalbihalal

  • 01 Apr 2026 07:43 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara: Dalam rangka mempererat ukhuwah pasca perayaan Idul Fitri sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda agar dekat dengan Al Qur’an, sekumpulan anak muda Banjarnegara melaksanakan kegiatan halal bihalal inspiratif. Kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan Be Smart Center, LBQ, RTK, KPS dan Komunitas Gilar Muda Banjarnegara.

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dan pemuda dari berbagai sekolah. Tujuan kegiatan ini menjadi momentum penting yang tidak hanya menghadirkan kebersamaan, tetapi juga menguatkan arah dan peran generasi muda dalam membangun nilai-nilai qur’ani di tengah masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Bee Harmonis Coffee and Eatery, Minggu 29 Maret 2026, yang dihadiri kurang lebih 60 orang terdiri dari peserta, pendamping, dan tamu undangan.

Dalam rangkaian acara halal bihalal ini, diselenggarakan pula final lomba membaca tartil Al Qur’an. Lomba ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap online sebagai seleksi awal dan tahap offline sebagai seleksi final. Peserta yang terdiri dari siswa SMP dan SMA/sederajat tampil dengan penuh kesungguhan, melantunkan ayat-ayat suci dengan tartil dan penuh penghayatan.

Suasana terasa begitu khidmat dan menenangkan, ruangan dipenuhi lantunan ayat Al-Qur’an yang meresap ke hati, disertai haru,dan bangga. Setiap penampilan bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga pengingat akan keindahan Al-Qur’an dan semangat generasi muda dalam menjaganya. Berdasarkan penilaian dewan juri ditetapkan para pemenang sebagai berikut : Juara 1 Muhammad Hanafi Akbar (SMA Muhammadiyah 1 Banjarnegara), Juara 2 Muayyad Syakib Atsalits (SMA Muhammadiyah 1 Banjarnegara), Juara 3 Alvino Raziq Haidar (SMA Negeri 1 Banjarnegara). Terpilih juga Juara Favorit Nanda Arliati Sugiyanto (SMK Negeri 1 Bawang) dengan viewer IG terbanyak.

Dalam kegiatan Halal Bihalal bertema “Muda, Qur’ani, Berdampak”, hadir pula pemateri inspiratif, Ustadzah Suharni. Ia memberikan pesan kepada generasi muda untuk pandai mengatur prioritas dalam hidup.

"Mengatur prioritas itu selayaknya mengisi wadah dengan batu besar, batu kecil, lalu air, dimana batu besar harus didahulukan agar semua unsur dapat tertata dalam wadah. Dalam hal ini, Al Qur’an menjadi prioritas utama yang harus ditempatkan di posisi awal," jelas Suharni.

Setelah mampu mendidik dan memperbaiki diri melalui Al Qur’an, Suharni mengajak peserta untuk tidak berhenti pada diri sendiri tetapi terus berusaha menjadi pribadi yang memberikan dampak positif dan kemanfaatan bagi lingkungan sekitar.

Pada puncak acara, dilakukan Launching Komunitas Gilar Muda yang merupakan wadah pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Ketua komunitas ini, Martiyah, berharap komunitas ini menjadi ruang bagi pemuda untuk bertumbuh dalam lingkungan kebaikan, saling menguatkan untuk terus dekat dengan Al Qur’an, mengembangkan potensi diri dan mengambil peran kebaikan yang nyata di masyarakat.

"Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini bisa menjadi titik awal lahirnya gerakan pemuda qur’ani yang lebih sadar akan peran dan tanggung jawabnya, semakin banyak pemuda yang berani memulai langkah kebaikan, semakin mendekatkan diri dengan Al Qur’an serta punya peran kebaikan di masyarakat," harap Martiyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....