BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat Guyur Banyumas Raya

  • 30 Mar 2026 08:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Tengah. Termasuk Banyumas Raya, akan didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Senin, 30 Maret 2026.

Dalam rilis prakiraan cuaca yang berlaku mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, disebutkan bahwa pada pagi hari kondisi cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun memasuki siang hingga awal malam, potensi hujan meningkat dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan berpeluang menjadi lebat di sejumlah wilayah.

Khusus di wilayah Banyumas Raya yang meliputi Purwokerto, Purbalingga, dan Banjarnegara, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama di wilayah dataran tinggi dan sekitarnya.

Sementara itu, untuk wilayah Cilacap dan Kebumen, hujan diperkirakan terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat menyertai kondisi cuaca tersebut, seperti banjir, tanah longsor, genangan air, hingga angin kencang atau puting beliung. Risiko ini terutama meningkat di daerah dengan topografi pegunungan maupun wilayah rawan longsor.

Dari sisi kondisi angin, secara umum bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Suhu udara di wilayah Banyumas Raya diperkirakan berada pada kisaran 18 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara mencapai 60 hingga 95 persen.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang berada di wilayah rawan bencana. Selain itu, pengguna jalan juga diharapkan lebih berhati-hati mengingat potensi hujan lebat dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....