Wamen Lingkungan Hidup Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Stasiun Tegal

  • 14 Mar 2026 22:00 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kota Tegal - Wakil Menteri Lingkungan Hidup ditemani Wali Kota Tegal melakukan pemantauan langsung terhadap fasilitas pengelolaan sampah di Stasiun Kota Tegal dalam menghadapi arus mudik Lebaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengelolaan sampah tetap berjalan optimal seiring meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan transportasi kereta api.

Lonjakan jumlah pemudik pada masa arus mudik Lebaran tidak hanya berdampak pada meningkatnya aktivitas transportasi, tetapi juga berpotensi menambah volume sampah di kawasan fasilitas publik. Untuk memastikan pengelolaan sampah tetap terkendali, Wakil Menteri Lingkungan Hidup melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Kota Tegal bersama jajaran pemerintah daerah pada Sabtu, (14/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono menyoroti potensi peningkatan jumlah penumpang kereta api selama masa mudik lebaran 2026. Peningkatan jumlah pemudik tersebut dinilai akan berbanding lurus dengan jumlah sampah yang dihasilkan di area stasiun maupun fasilitas transportasi lainnya.

“Tadi kita dengar dari pihak KAI bahwasannya akan ada peningkatan pemudik 22 persen, dan bisa lebih tinggi dari situ lagi. Artinya, sampah yang diproduksi juga kemungkinan besar secara logika pasti akan naik. Dan kami apresiasi juga bahwasannya pihak KAI sudah menyediakan beberapa fasilitas, tempat sampah yang terpisah. Dari sampah organik, anorganik, dan B3.” ujar Diaz Hendropriyono.

Menurutnya, penyediaan tempat sampah terpilah di area stasiun merupakan langkah penting dalam mendukung pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Dengan adanya pemilahan sampah, proses pengolahan sampah di tahap selanjutnya diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, yang turut mendampingi peninjauan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup mengenai penguatan sistem pengelolaan sampah. Menurutnya, hal tersebut perlu disiapkan di berbagai titik keramaian, sehingga pengelolaan tersebut tidak hanya terpusat di tempat pembuangan akhir, tetapi sudah dimulai sejak dari lokasi-lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

“Tadi pesan dari beliau, ini segera dipersiapkan untuk tempat pengolahan sampah. Jadi sebelum nyampe TPA, ini masing-masing tempat ya, tempat yang banyak masyarakat hadir atau banyak penumpang, ini diharapkan ada pengelolaannya.” ujar Dedy Yon.

Pemerintah berharap kualitas layanan pengelolaan sampah di kawasan transportasi publik dapat dilakukan secara lebih terintegrasi. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi para pemudik, sekaligus memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan lebih efektif di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....