Polresta Cilacap Petakan Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan saat Mudik Lebaran
- 12 Mar 2026 10:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap - Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polresta Cilacap telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret mendatang.
Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan, ratusan personel telah disiagakan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta menjaga keamanan selama masa mudik Lebaran.
Sebanyak 519 personel dilibatkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 366 anggota Polri dan 153 personel dari instansi terkait.
Selain menyiapkan personel, kepolisian juga telah memetakan beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.
"Ada di Sampang karena keluar masuk kendaraan baik Cilacap dan Banyumas, lalu yang jadi atensi perlintasan sebidang ada dua, di Kroya yang selalu krodit dan di Randegan pada saat hari Raya ini antrian panjang," katanya.
Selain itu juga di Jalan Bhayangkara Majenang yang merupakan rawan macet karena adanya pasar tumpah, Pertigaan Jeruklegi yang perupakan titik temu kendaraan dari wilayah Jawa Barat, Banyumas dan Cilacap serta sejumlah perlintasan sebidang kereta api.
Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, kepolisian menyiapkan sejumlah langkah, termasuk pengaturan lalu lintas hingga kemungkinan penerapan rekayasa arus kendaraan di jalur-jalur rawan macet.
Selain rawan kemacetan dan kecelakaan, sejumlah titik di wilayah Kabupaten Cilacap juga dipetakan sebagai daerah rawan bencana alam, seperti longsor dan banjir. Lokasi rawan tersebut didominasi berada di wilayah barat Cilacap.
Beberapa di antaranya berada di ruas jalan nasional jalur Mergosari di Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, hingga Karangpucung.
Untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana alam yang mengganggu arus lalu lintas, Pemkab Cilacap juga telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dapat dialihkan melalui jalur Cukangleuleus–Cipari–Sidareja yang merupakan jalur penghubung Jalur Pantai Selatan dengan jalur lintas selatan menuju arah Jeruklegi.
Polresta Cilacap juga mendirikan empat posko mudik di lokasi strategis, terdiri dari dua pos pengamanan di Mergo Dayeuhluhur dan Sampang, satu pos terpadu di kawasan Alun-Alun Cilacap, serta satu pos pelayanan di Stasiun Kroya.
"Nanti juga ada 12 titik strong point yang disiagakan di berbagai simpang jalan utama dan kawasan wisata untuk membantu pengaturan lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan," katanya.
Dengan langkah tersebut, kepolisian berharap arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Cilacap dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....