Rutan Kelas IIB Banyumas Dukung Pendidikan Kesetaraan WBP

  • 05 Mar 2026 09:16 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C Tahun Pelajaran 2026/2027. Komitmen tersebut disampaikan melalui partisipasi aktif dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Tut Wuri Handayani Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Rabu (4/3/2026).

Rapat koordinasi dipimpin Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Dwi Kustantinah, serta dihadiri Penilik Dinas Pendidikan, Kepala SKB Ajibarang, SKB Kalibagor, SKB Purwokerto, pimpinan PKBM se-Kabupaten Banyumas, serta perwakilan Lapas dan Rutan di wilayah Banyumas.

Dalam arahannya, Dwi Kustantinah menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan menjadi instrumen strategis untuk menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) dan Angka Putus Sekolah (APS) di Kabupaten Banyumas yang pada pertengahan 2025 sempat mencapai sekitar 13.000 orang.

Menurutnya, seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

“Pendidikan kesetaraan adalah jembatan harapan. Ini adalah upaya bersama untuk menurunkan angka ATS dan APS di Banyumas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kolaborasi antara Dinas Pendidikan dengan lembaga pemasyarakatan menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat, termasuk bagi warga binaan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi penguatan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya Proksi Nomor 11 tentang Pendidikan Kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.

Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Banyumas Sigit Purwanto menyampaikan pihaknya siap mendukung pelaksanaan program tersebut melalui pendataan warga binaan yang memenuhi syarat, penyediaan ruang belajar, serta menjaga keamanan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

Ia berharap program pendidikan kesetaraan dapat menjadi kesempatan kedua bagi warga binaan yang sebelumnya putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan.

“Pendidikan ini menjadi bagian penting dari pembinaan kepribadian sekaligus bekal reintegrasi sosial warga binaan saat kembali ke masyarakat,” ucapnya.

Melalui koordinasi bersama Dinas Pendidikan, SKB, dan PKBM, Rutan Banyumas optimistis program pendidikan kesetaraan tahun pelajaran 2026/2027 dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam menata masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....