Hujan Deras Picu Longsor di Pejagoan dan Kutowinangun Kebumen
- 05 Mar 2026 08:52 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen: Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen sejak Selasa (3/3/2026) sore hingga malam memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah lokasi. Dua titik terdampak berada di Kecamatan Pejagoan dan Kecamatan Kutowinangun.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama, menyampaikan bahwa pihaknya segera menerjunkan personel setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan warga setempat.
“Personel langsung mendatangi lokasi, melakukan pendataan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Kapolres, Rabu (4/3/2026).
Peristiwa pertama terjadi di Desa Pejagoan RT 05 RW 06, Kecamatan Pejagoan, sekitar pukul 20.45 WIB. Rumah kosong milik Wahyu Edi Purnomo (50), longsor akibat tanah di bawah bangunan menjadi labil setelah diguyur hujan selama kurang lebih dua jam sejak pukul 18.30 WIB. Bangunan yang digunakan untuk menyimpan peralatan warung itu terseret longsoran tanah.
Laporan awal disampaikan Kepala Desa Pejagoan kepada aparat, lalu ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Pejagoan. Petugas kemudian menghubungi PLN dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk langkah penanganan lanjutan.
Dari hasil pengecekan di lokasi, tidak ditemukan korban jiwa. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta, meliputi bangunan berbahan batu bata dan peralatan warung yang tersimpan di dalamnya.
Peristiwa serupa juga terjadi di Dukuh Penajung RT 02 RW 01, Desa Tunjungseto, Kecamatan Kutowinangun. Hujan deras yang turun sejak sekitar pukul 19.00 WIB menyebabkan talud di samping rumah milik Mad Ruslan (76) longsor sekitar pukul 21.00 WIB. Material tanah sepanjang kurang lebih tiga meter dengan lebar sekitar 20 meter menghantam tembok rumah hingga roboh.
Kejadian tersebut ditangani oleh jajaran Polsek Kutowinangun bersama BPBD Kebumen dan unsur desa tangguh bencana. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian, penyebab utama longsor di kedua lokasi adalah tingginya curah hujan yang membuat tanah jenuh air dan kehilangan daya ikat. Selain melakukan pendataan, petugas juga membantu proses pembersihan material longsor serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak.
Polres Kebumen melalui Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor seperti area bertanah labil, tebing, maupun talud. Pemantauan di sejumlah titik rawan bencana akan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan. (Humas Polres Kebumen)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....