Rutan Banyumas Hadirkan Akustik Sore Inspiratif

  • 05 Mar 2026 08:48 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas menghadirkan kegiatan bertajuk Akustik Sore Menginspirasi dalam rangkaian program AKSI Rubamas Berbagi Kasih dan Inspiratif, Senin (2/3/2025) sore. Kegiatan yang digelar di halaman luar Rutan Banyumas ini menghadirkan pertunjukan musik religi dari warga binaan yang tergabung dalam Rubamas Band.

Empat warga binaan tampil sederhana dengan format musik akustik. Meski demikian, penampilan mereka mampu menghadirkan suasana syahdu sekaligus penuh refleksi bagi para pengunjung yang hadir.

Pelaksana Harian Kepala Rutan Banyumas, Sigit Purwanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian bagi warga binaan, sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses pembinaan di dalam rutan berjalan secara nyata.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa di balik tembok rutan, ada proses pembinaan yang sungguh-sungguh. Warga binaan bukan hanya menjalani hukuman, tetapi juga menjalani proses perbaikan diri. Musik hari ini adalah bukti nyata perubahan itu,” ujar Sigit.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempersiapkan warga binaan dalam menghadapi proses reintegrasi sosial ketika kembali ke tengah masyarakat.

Suasana semakin menyentuh ketika salah satu personel Rubamas Band berinisial FT (25) membagikan kisah perjalanannya selama menjalani pembinaan di dalam rutan. Ia mengaku menemukan kembali semangat hidup melalui berbagai kegiatan pembinaan yang diikuti.

“Dulu saya tidak pernah berpikir bisa berdiri di depan masyarakat seperti ini. Di dalam rutan, saya belajar arti disiplin, tanggung jawab, dan menghargai kesempatan. Musik menjadi jalan bagi saya untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Kepribadian Rutan Banyumas, Dwi Waluyo, menjelaskan bahwa pembinaan terhadap warga binaan dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan spiritual, konseling, serta pengembangan bakat.

“Kami tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun mental dan karakter. Ketika warga binaan menemukan potensi dirinya, rasa percaya diri akan tumbuh,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kolaborasi bersama komunitas Operasi Lapar yang membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dan keluarga warga binaan yang hadir di sekitar lokasi kegiatan. Koordinator Operasi Lapar, Mas AL, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut karena selain berbagi takjil, kegiatan ini juga menghadirkan pesan tentang harapan dan perubahan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang berhenti menyaksikan penampilan Rubamas Band, mengabadikan momen, hingga berdialog dengan petugas mengenai berbagai program pembinaan yang dijalankan di Rutan Banyumas. Melalui kegiatan ini, Rutan Banyumas berharap dapat membangun pemahaman publik bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan kembali memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....