Sinergi Orang Tua Masyarakat dan Kejaksaan Cegah Kenakalan Anak
- 25 Feb 2026 17:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Kejaksaan Negeri Cilacap mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kenakalan anak dan remaja melalui peran orang tua, masyarakat, dan aparat penegak hukum. Hal itu disampaikan dalam program Jaksa Menyapa di RRI Purwokerto, Senin (23/2/2026), dengan tema Stop Kenakalan Anak melalui Peran Orang Tua, Masyarakat, dan Kejaksaan.
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Cilacap, Daikan Aulia Arfan, SH., MH., mengatakan ketiga unsur tersebut memiliki peran yang saling terkait. Ia menegaskan, anak merupakan generasi penerus bangsa sehingga perlu perhatian bersama agar tidak terjerumus pada perbuatan melanggar hukum.
“Karena ketiga poin dari keluarga, orang tua ataupun kejaksaan itu punya peran yang saling terikat. Tidak bisa antara satu dengan yang lainnya itu dengan egoistis,”katanya.
Daikan menjelaskan, kasus kenakalan anak yang sering terjadi di Cilacap antara lain membawa senjata tajam, perkelahian, hingga perbuatan asusila. Menurutnya, salah satu faktor penyebab adalah pengaruh lingkungan dan kurangnya perhatian orang tua.
“Yang paling penting itu kurangnya kasih sayang dari kedua orang tua,” katanya seraya juga mengingatkan maraknya media sosial membuat anak mudah meniru perilaku negatif.
Penelaah Penuntutan dan Penegakan Hukum Kejaksaan Negeri Cilacap, Henrikus Naibaho, SH., mengatakan penanganan anak yang berhadapan dengan hukum tidak langsung mengarah pada pidana penjara. Ia menambahkan, upaya penyelesaian melalui musyawarah dan diversi lebih diutamakan demi menjaga masa depan anak.
Kejaksaan Negeri Cilacap juga melakukan pencegahan melalui program penyuluhan hukum dan Jaksa Masuk Sekolah. Daikan berharap sinergi semua pihak terus diperkuat dan menegaskan bahwa pencegahan lebih baik daripada penindakan demi mewujudkan generasi muda yang lebih baik.
“Ayo kita sama-sama baik dari orang tua, dari masyarakat, perangkat desa, ataupun instansi pemerintah, kita sama-sama membina, membangun anak-anak kita. Jangan sampai anak kita melakukan suatu tindak pidana,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....