Festival Kambing Dorong Lumbir Jadi Sentra Ternak
- 16 Feb 2026 21:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pemerintah Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas kembali menggelar festival kambing sebagai upaya mendorong peningkatan mutu ternak lokal. Festival Kambing Lumbir tahun ini digelar di Desa Kedunggede, Senin (16/2/2026), dengan diikuti ratusan ekor kambing dari berbagai desa.
Camat Camat Lumbir, Wardoyo, menjelaskan kegiatan tersebut menyasar para peternak dan kelompok ternak, dengan tujuan menjaring bibit kambing PE dan Jawa berkualitas untuk kebutuhan peremajaan ternak.
Menurutnya, ajang ini juga dirancang untuk memacu semangat peternak agar lebih serius menghasilkan bibit unggul bernilai jual tinggi. Sebab, Kambing Peranakan Ettawa (PE) dan kambing Jawa dikenal sebagai ternak dwiguna—penghasil daging sekaligus susu—yang sudah lama menjadi komoditas unggulan di wilayah ini.
“Festival ini juga memotivasi dan merangsang peternak untuk memproduksi bibit Kambing PE dan Jawa yang berkualitas untuk meningkatkan nilai jual,” kata Wardoyo.
Ia merinci, kategori lomba dan kontes dibagi berdasarkan jenis kelamin dan tinggi badan, meliputi kelas calon pejantan dan betina, mulai dari tinggi di bawah 65,9 sentimeter, 66–80,9 sentimeter, hingga di atas 81 sentimeter, baik untuk kambing PE maupun Jawa.
Peserta festival dibatasi hanya untuk ternak yang berasal dan dipelihara di wilayah Kecamatan Lumbir. Ketentuan itu diberlakukan agar proses seleksi benar-benar menghasilkan bibit lokal terbaik, sekaligus menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas dan jumlah bibit melalui mekanisme lomba dan kontes.
“Persyaratan ternak kambing PE dan Jawa yang diikutkan dalam festival, berasal dari wilayah Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas, yang dipelihara oleh peternak maupun kelompok yang ada di wilayah Kecamatan Lumbir, bukan ternak dari luar kecamatan,” ujarnya.
| Baca juga: Dagelan Calung |

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Festival Kambing 2026. Ia berharap, kegiatan ini menjadi pijakan awal menjadikan Lumbir sebagai sentra peternakan kambing di tingkat kabupaten.
“Semoga adanya festival ini dapat meningkatkan motivasi bapak/ibu dalam pembibitan dan budidaya kambing sehingga kualitas ternak semakin baik, serta hasilnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.
Sadewo menambahkan, sektor peternakan memegang peran strategis dalam pembangunan daerah karena menopang kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Selain menghasilkan daging dan susu, ternak juga memberi nilai tambah lain seperti pupuk dari kotoran ternak.
“Karena itu, peningkatan populasi dan mutu ternak perlu dijalankan secara berkelanjutan,” ucap Bupati.
Dengan potensi besar yang dimiliki Lumbir di bidang peternakan kambing, Bupatii menilai peluang pengembangan masih terbuka lebar. Melalui inovasi, perbaikan kualitas bibit, dan pemanfaatan teknologi, kawasan ini ditargetkan berkembang sebagai sentra kambing berskala lebih luas, sehingga menjadi rujukan utama bagi pembeli dari berbagai daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....