Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal
- 13 Feb 2026 08:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Tegal - Ratusan rumah di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, terendam banjir pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 02.30, karena luapan sungai Cacaban.
Ketinggian air mencapai 1 meter hingga 1,2 meter di jalan utama Sidaharja -Jatibogor tidak bisa dilalui, membuat aktivis warga terganggu.
"Bahkan air sampai Kamis (12/2/2026) siang ini belum menunjukkan tanda - tanda surut," ucap Rohman warga Sidaharja Suradadi.
Hasil pendataan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, sedikitnya ada 600 kepala keluarga (kk) atau sekitar 2.400 jiwa yang terdampak banjir.
Adapun wilayah yang terdampak banjir luapan sungai cacaban, meliputi tiga RW, diantaranya RW 03,di Rt. 02,03,04,05,RW05 ada di Rt.06,09,10 disamping di RW. 07 meliputi Rt.11,13 dan 17.
Akibat banjir tersebut sebagian besar warga tertahan di dalam rumah, juga ada yang mengungsi di tempat yang aman.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo mengatakan, banjir di Sidaharja dipicu hujan deras sejak Rabu (11/2/2026) pukul 17.00 sampai malam hari, diwilayah atas seperti Bojong, Bumijawa, dan Jatinegara.
Sedangkan pada Kamis (12/2/2026) pagi dinihari jam 02.30 air dari sungai Cacaban meluap dan memasuki rumah warga hingga setinggi 1,2 meter,"ujar Iman Sisworo.
Untuk meringankan kebutuhan sehari hari warga yang terdampak banjir dari luapan sungai cacaban, PMI Kabupaten Tegal bergerak dengan cepat mendistribusikan bantuan nasi bungkus untuk warga di 3 RW yang ada di Desa Sidaharja Kabupaten Tegal.
Sementara itu Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto menyatakan banjir di Desa Sidaharja Suradadi, merupakan peristiwa yang sering terjadi setiap musim hujan .
"Pihaknya juga sudah menyiapkan kebutuhan mendesak warga, berupa family kit, matras, dan logistik makanan," pungkasnya. (Arief)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....