BBPTUHPT Baturraden Optimalkan Lahan dan Populasi Ternak Unggul
- 11 Feb 2026 14:12 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan produksi peternakan di wilayah Jawa Tengah. Melalui Forum Konsultasi Publik yang digelar pada Rabu (11/2/2026), pihak balai membuka ruang masukan dari para pemangku kepentingan guna menyempurnakan standar pelayanan yang telah berjalan.
Kepala BBPTUHPT, Ir. Dani Kusworo, S.Pt., M.Si menjelaskan bahwa lembaga ini memiliki sejarah panjang sejak awal berdiri pada dekade 1920-an dan terus berkembang mengikuti kebijakan pembangunan nasional. Hingga kini, balai tersebut bertransformasi menjadi institusi profesional yang berfokus pada pembibitan ternak unggul, produksi susu, serta penguatan sektor peternakan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Jadi dari BBPTU ini kita mempunyai visi menjadi institusi yang profesional dalam pembibitan dan pengembangan ternak, dengan produksi yang berkualitas dan berkelanjutan serta bermanfaat bagi masyarakat Indonesia”, ujar Dani.
Saat ini BBPTUHPT mengelola empat lokasi dengan total lahan sekitar 241 hektare yang tersebar di beberapa kawasan termasuk Tegalsari, Limpakuwus, dan Manggala. Selain sebagai pusat pembibitan dan produksi, kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas pelatihan, mess, serta sarana pendukung lainnya untuk menunjang kegiatan teknis dan edukasi.
Dari sisi produksi, capaian susu segar mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir dengan rata-rata produksi harian yang terus bertambah. Pada tahun 2025 pendapatan balai ditargetkan sebesar 8 miliar rupiah, namun realisasinya mampu melampaui angka tersebut hingga mencapai sekitar 14 miliar rupiah.
“Saat ini kami mengelola empat lokasi dengan total 241 hektare, dan untuk tahun 2025 pendapatan ditargetkan 8 miliar rupiah namun realisasinya sudah mencapai sekitar 14 miliar”, ujar Dani.
Balai juga menyalurkan bantuan pemerintah berupa ternak kepada puluhan kelompok di berbagai daerah Indonesia dengan mekanisme verifikasi ketat. Setiap penerima bantuan akan melalui proses pengecekan kandang, kesiapan pakan, serta kemampuan pengelolaan agar bantuan benar-benar memberi manfaat dan tidak menimbulkan risiko kerugian.
Kedepannya, BBPTUHPT menargetkan peningkatan populasi ternak, optimalisasi lahan, serta penguatan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk investor dan mitra strategis. Pihak balai berharap seluruh program yang dijalankan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan peternak sekaligus menjaga ketersediaan bibit unggul dan produksi susu nasional. (Ilham)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....