Masjid Birrul Walidain Siapkan Program Sosial Sambut Ramadan
- 09 Feb 2026 15:26 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Suasana persiapan menyambut bulan suci mulai terlihat di Masjid Birrul Walidain Purwokerto pada Jumat (6/2/2026). Para pengurus Takmir Masjid tampak sibuk menyusun rangkaian agenda bersama jajaran tokoh dari UIN Saizu Purwokerto.
Ketua Takmir masjid dijabat oleh Prof. Dr. H. Suwito, M.Ag., yang merupakan Wakil Rektor 1 UIN Saizu, sehingga program yang disusun memiliki standar keilmuan yang kuat. Takmir Masjid Birrul Walidain, Fauzan Ramadhani, mengatakan keterlibatan pejabat kampus ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi pengurus mahasiswa dalam mengelola masjid secara profesional.
"Tantangan terberat karena saya harus dihadapkan dengan orang-orang pejabat di tingkat kampus yang pastinya secara keilmuan beliau lebih mendalami," ujar Fauzan Ramadhani.
Fauzan menjelaskan bahwa program unggulan seperti "ATM Beras" dan pembagian sayur gratis akan diperkuat selama bulan suci nanti. Selain bantuan pangan, pihak masjid juga tetap menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jemaah yang hadir.
Intensitas pembagian bantuan sosial tersebut akan ditingkatkan dari dua pekan sekali menjadi setiap minggu selama Ramadan. Langkah ini diambil untuk memastikan kehadiran masjid memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga sekitar.
"Di bulan Ramadan kita kencangkan, kalau biasanya itu dua pekan sekali, di bulan Ramadan kita full setiap minggu kita adakan kegiatan seperti itu," ucap Fauzan menambahkan.
Mengenai konsumsi jemaah, Ariful Malana memaparkan bahwa agenda buka puasa bersama (iftar) rutin dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis. Untuk hari lainnya, panitia tetap menyediakan takjil ringan bagi masyarakat yang singgah untuk membatalkan puasa.
Ibadah salat tarawih di masjid ini memfasilitasi dua format, yaitu 11 rakaat dan 23 rakaat agar semua jemaah merasa terakomodasi. Pengelola juga membuka pintu bagi masyarakat yang ingin melaksanakan iktikaf mandiri pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
"Untuk tarawih sendiri kita memfasilitasi baik yang mau tarawih 11 rakaat maupun yang 23 rakaat bersama witir secara bergantian," kata Ariful Malana.
Berbagai persiapan matang ini diharapkan dapat menjadikan Masjid Birrul Walidain sebagai pusat ibadah yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat Purwokerto. (Muhamad Saepul Saputra)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....