Kunci Ketenangan Jiwa: Memperbanyak Berdoa
- 09 Feb 2026 08:51 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Dialog interaktif “Mutiara Pagi” RRI Purwokerto membahas tema Kunci Ketenangan Jiwa Bagian 6 bersama Ustadz Hendro Kuncoro, S.Pt. Dalam tausiyahnya, Ustadz Hendro menekankan bahwa ketenangan jiwa tidak hanya diperoleh saat hidup tanpa masalah, tetapi ketika seseorang mampu bersandar kepada Allah dalam kondisi senang maupun sulit.
Ustadz mengingatkan bahwa manusia memang tidak lepas dari rasa gelisah, khawatir, dan sedih dalam menghadapi berbagai peristiwa hidup. Salah satu cara penting untuk menjaga ketenangan jiwa adalah dengan memperbanyak doa.
“Berdoa itu menjadi sebuah budaya yang harus kita miliki, karena salah satunya menghindarkan kita dari kesombongan,” katanya.
Doa merupakan bentuk kesadaran manusia akan keterbatasannya serta pengakuan bahwa semua peristiwa terjadi atas kehendak Allah SWT. Ustadz Hendro mengutip doa Rasulullah SAW sebagai bentuk perlindungan dari kegelisahan dan kesedihan, yaitu: “Allahumma inni a‘udzu bika minal hammi wal hazan, wa a‘udzu bika minal ‘ajzi wal kasal…”
Doa tersebut, menurutnya, dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar hati lebih tenang dan tidak mudah dikuasai rasa takut maupun putus asa. Selain itu, doa juga dapat dipanjatkan dengan bahasa sendiri sesuai kebutuhan, tanpa harus selalu menggunakan bahasa Arab.
Ustadz Hendro menegaskan bahwa ketenangan jiwa juga diperoleh dengan memahami takdir Allah, bersikap sabar, serta bersyukur atas apa yang masih dimiliki. Ia menambahkan bahwa ketika seseorang mampu bersyukur saat senang dan bersabar saat susah, maka seluruh peristiwa hidup akan bernilai pahala di sisi Allah.
“Kunci hidup itu cuma ada dua, syukur dan sabar,” katanya.
Menutup dialog, Ustadz Hendro mengajak pendengar untuk terus memperkuat hubungan dengan Allah melalui doa, zikir, membaca Al-Qur’an, dan tawakal serta berharap umat Islam tidak hanya mengingat Allah saat sedih atau cemas, tetapi juga dalam setiap aktivitas kehidupan. Dengan demikian, ketenangan jiwa dapat terjaga dan manusia lebih siap menghadapi berbagai perubahan hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....