Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemuda Kritis Selamatkan Lingkungan
- 05 Jun 2026 15:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas : Memasuki momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, urgensi menjaga kelestarian bumi kembali menjadi sorotan utama di Kabupaten Banyumas. Peran generasi muda yang kritis kini dinilai menjadi pilar utama dalam menggerakkan aksi penyelamatan lingkungan dari kerusakan yang lebih parah.
Ketua Organisasi SERI, Muhammad Irfanul Aziz, menjelaskan bahwa momen tahun ini memiliki makna mendalam bagi generasi muda. Menurutnya, pemuda zaman sekarang sangat kritis dalam merespons fenomena peningkatan suhu bumi secara global yang kian mengkhawatirkan.
"Secara global panas bumi sudah meningkat, jadi tahap pertama yang paling penting adalah penghijauan dan pengelolaan sampah," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan tantangan terbesar saat ini adalah masih banyaknya masyarakat yang belum peduli terhadap kelestarian alam sekitar. Sebagai solusi, organisasi yang dipimpinnya rutin menggelar aksi penghijauan serta bersih-bersih sungai sebanyak 2 hingga 3 kali dalam setahun.
Dalam setiap aksi tersebut, pihak organisasi selalu berkomitmen untuk merangkul dan melibatkan masyarakat setempat secara langsung. Strategi ini juga diterapkan untuk menggaet generasi muda dengan melakukan pendekatan langsung ke sekolah dan kampus.
"Kami menyusup dan merangkul teman-teman mahasiswa, siswa SMA, hingga melibatkan ucap Irfanul.
Selain itu, ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, relawan, dan warga menjadi kunci mutlak keberhasilan pelestarian lingkungan. Kerja keras di lapangan akan menjadi sia-sia jika masyarakat tidak memiliki rasa tanggung jawab untuk merawatnya bersama.
Sebagai langkah konkret sehari-hari, Irfanul aktif berkoordinasi dengan pengurus RT di kawasan bantaran sungai untuk menyediakan tong sampah. Hal ini dilakukan demi mempermudah warga sekitar dalam menjaga kebersihan lingkungan terdekat mereka.
Terakhir, berkaca dari rentetan bencana alam di Banyumas yang telah memakan korban jiwa, ia menyampaikan sebuah pesan yang mendalam. "Intinya jangan tinggalkan air mata, tapi tinggalkanlah mata air untuk anak cucu kita," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....