UDD PMI Banyumas Disorot sebagai Pelopor Fraksionasi Plasma

  • 08 Feb 2026 20:48 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banyumas mendapat perhatian khusus dari PMI Provinsi Jawa Tengah karena dinilai menjadi salah satu pelopor fraksionasi plasma. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Banyumas yang digelar di salah satu hotel di Purwokerto, Sabtu (7/2/2026).

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Jawa Tengah Bergas C Penanggungan, menyampaikan penghargaan atas berbagai capaian PMI Banyumas, baik dalam layanan kemanusiaan maupun penguatan sistem donor darah. Selain keberhasilan penggalangan Bulan Dana PMI, kinerja UDD Banyumas dinilai menonjol di tingkat daerah.

"Selamat atas penggalangan dana PMI Kabupaten Banyumas yang luar biasa, dan ini tidak mudah untuk dicapai oleh PMI Kabupaten Kota lainnya. Ini tidak terlepas dari kepercayaan yang dititipkan oleh masyarakat Kabupaten Banyumas," ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Minggu (8/2/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banyumas sekaligus Ketua PMI Banyumas periode 2021–2026, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan capaian PMI tidak terlepas dari kekuatan relawan dan konsistensi pelayanan di lapangan. Menurutnya, peran PMI selalu tampak dalam berbagai situasi darurat maupun layanan sosial kesehatan rutin seperti donor darah.

Baca juga: PMI Banyumas Penuhi Target Bulan Dana Rp2,5 Miliar

“Relawan-relawan PMI hadir bukan karena imbalan, tetapi karena panggilan nurani. Dari pelayanan donor darah, respons kebencanaan, hingga aksi-aksi kemanusiaan lainnya, PMI selalu berada di garis depan, sering kali dalam kondisi yang tidak mudah,” tuturnya.

Ia menegaskan, seluruh capaian tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PMI, termasuk dalam mendukung program Bulan Dana 2025 yang berhasil mencapai Rp2,5 miliar.

“Capaian ini bukan angka semata, tetapi bukti nyata kepercayaan publik yang harus terus kita jaga melalui pengelolaan yang amanah, transparan, dan benar-benar berdampak langsung bagi kepentingan kemanusiaan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I PMI Banyumas Dibyo Yuwono menjelaskan Muskab digelar untuk mengevaluasi program lima tahun terakhir, menyusun program lima tahun ke depan, memilih kepengurusan periode 2026–2031, serta memperkuat konsolidasi organisasi agar layanan kemanusiaan semakin luas.

Baca juga: Terpilih Aklamasi, Nungky Harry Rachmat Pimpin PMI Banyumas

"Kami menyampaikan apresiasi tinggi-tingginya pada seluruh unit pengumpul dana karena kontribusi yang diberikan bukan sekedar angka, melainkan menjadi harapan, bantuan kemanusiaan, dan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik dalam situasi bencana maupun pelayanan sosial dan kesehatan," ucapnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada unit pengumpul dana Bulan Dana PMI 2025 serta meluncurkan buku “Aku Bangga Jadi Relawan” yang merefleksikan semangat pengabdian para relawan PMI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....