Mahasiswa KKN Unsoed Ajarkan Pembuatan Spray Anti Nyamuk
- 05 Feb 2026 16:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang bertugas di Desa Kesugihan Kidul, Kabupaten Cilacap, menggelar edukasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami sebagai upaya pencegahan penyakit yang meningkat saat musim hujan, Selasa, 4 Februari 2026.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh informasi dari masyarakat bahwa kasus penyakit akibat gigitan nyamuk cenderung meningkat dan cukup mengganggu aktivitas warga selama musim penghujan. Melalui program tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan pembuatan spray anti nyamuk menggunakan bahan alami yang aman dan mudah diperoleh, seperti kulit jeruk dan sereh.
Pelatihan diikuti oleh warga yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kader kesehatan desa. Mereka tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan, mulai dari persiapan bahan, proses ekstraksi sederhana, hingga cara penggunaan produk secara aman di lingkungan rumah tangga.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unsoed, Arif Imam Hidayat, M.N.S, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, penggunaan bahan alami yang tersedia melimpah di lingkungan sekitar diharapkan dapat menjadi solusi preventif yang murah, aman, dan berkelanjutan bagi warga, sekaligus membuka peluang nilai ekonomi melalui pengembangan produk rumah tangga berbasis bahan alami lokal.
“Kami mendorong mahasiswa untuk menghadirkan program yang tidak hanya edukatif, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pencegahan penyakit berbasis lingkungan menjadi fokus penting, terutama pada musim hujan, serta berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Pusat Pengembangan KKN LPPM Unsoed, Dr. Ridlwan Kamaluddin M.Kep, menambahkan bahwa program inovatif mahasiswa di desa merupakan bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mewujudkan visi kampus berdampak.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan KKN tidak hanya berorientasi pada pengabdian, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan dan teknologi sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.
“Kami berharap program seperti ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit, memperkuat kemandirian desa, serta menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Unsoed bersama masyarakat Desa Kesugihan Kidul berupaya membangun perilaku hidup sehat sekaligus memanfaatkan potensi bahan alami lokal sebagai solusi kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....