Pendakian Bukan Tren, Manajemen Pendakian Jadi Prioritas Keselamatan

  • 05 Feb 2026 10:28 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Maraknya pendakian yang dilakukan hanya untuk mengikuti tren atau kebutuhan konten media sosial dinilai berpotensi menimbulkan risiko, terutama bagi pendaki pemula yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup. Oleh karena itu, keselamatan menjadi hal utama yang harus dipahami oleh pendaki pemula sebelum melakukan pendakian gunung.

ALB UPL MPA UNSOED Purwokerto, Abdul Kholiq Zainal Muttaqin, mengungkapkan bahwa mendaki gunung bukan sekadar mengikuti tren atau gaya hidup semata. Keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pendaki, terutama mereka yang baru pertama kali melakukan pendakian.

“Mendaki gunung itu bukan hanya gaya-gayaan, intinya keselamatan lebih penting dari apa pun,” ujarnya.

Ia juga menekankan manajemen perjalanan pendakian dinilai krusial karena dapat meminimalkan risiko yang tidak diinginkan dalam pendakian. Perencanaan jalur, waktu tempuh, tingkat kesulitan gunung, hingga keberadaan sumber air harus diketahui secara detail sebelum pendakian dilakukan.

Abdul menegaskan bahwa terdapat tiga prinsip dasar sebagai pecinta alam. Tiga prinsip tersebut antara lain tidak meninggalkan apa pun selain jejak, tidak membunuh apa pun selain waktu, dan tidak mengambil apa pun selain foto, sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.

Guna meminimalisir banyaknya kesalahan dalam pendakian, komunitas pecinta alam berperan dalam mengedukasi masyarakat untuk memahami karakter gunung, teknik pendakian yang benar, serta sikap yang harus dimiliki saat berada di alam bebas. Abdul berpesan kepada masyarakat untuk melakukan persiapan yang matang agar pendakian berjalan aman dan pendaki dapat kembali ke rumah dengan selamat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....