SAR Optimalkan Pencarian Penambang Pasir Tenggelam

  • 05 Feb 2026 09:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap: Upaya pencarian terhadap seorang penambang pasir yang dilaporkan tenggelam di Muara Winong, Sungai Serayu, Kabupaten Cilacap, memasuki hari keenam, Selasa (4/2/2026). Hingga sore hari, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat. Tim SAR gabungan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas jangkauan pencarian dan memaksimalkan efektivitas operasi di lapangan.

Penyisiran di perairan Sungai Serayu dan area muara dilakukan menggunakan LCR Basarnas dan LCR SAR MTA. Masing-masing unit melakukan pencarian di permukaan air dengan radius sejauh tiga nautical mile, menyusuri alur sungai hingga perairan laut yang berpotensi menjadi arah hanyut korban.

Selain pencarian melalui jalur air, tim SAR juga melakukan penyisiran darat sepanjang kurang lebih 11 kilometer. Area pencarian dibagi ke arah barat hingga Pantai Cemara Jajar dan ke arah timur sampai Pantai Cemara Sewu. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus kuat menuju kawasan pesisir selatan.

Koordinator SAR menyebutkan, kondisi arus sungai yang bermuara langsung ke laut serta perubahan pasang surut menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap berupaya optimal dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia serta pemantauan intensif di sejumlah titik rawan.

Sesuai prosedur tetap (SOP) pencarian dan pertolongan, operasi SAR akan dilanjutkan pada Rabu (5/2/2026) yang merupakan hari ketujuh sekaligus batas waktu standar pencarian nasional. Tim SAR gabungan berharap kondisi cuaca pada hari terakhir pencarian dapat bersahabat sehingga upaya pencarian dapat dilakukan secara maksimal.

Tim SAR juga mengimbau masyarakat dan nelayan setempat untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban, guna mempercepat proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....