Dua Remaja Tenggelam di Pantai Menganti Kisik Cilacap Ditemukan

  • 07 Jun 2026 08:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi dua remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat memancing dan menjala di kawasan Pantai Menganti Kisik, Kabupaten Cilacap.Kedua korban ditemukan di lokasi yang berbeda setelah upaya pencarian yang berlangsung selama tiga hari.

Korban pertama, Wisnu (14), warga Desa Kuripan Lor, Kecamatan Kesugihan, ditemukan pada Jumat (5/6/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi awal kejadian.

Sementara korban kedua, Adiansyah Putra Setiawan (16), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, ditemukan pada Sabtu (6/6/2026) pagi oleh penjaga Pantai Lengkong. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 1,6 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.

Koordinator Operasi SAR Basarnas Cilacap, Fajar Wajdi, mengatakan setelah kedua korban ditemukan, Tim SAR Gabungan segera melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut.

"Dengan ditemukannya seluruh korban sudah ditemukan, operasi SAR secara resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuan masing-masing," ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu enam remaja sedang memancing dan menjala di kawasan Pantai Menganti Kisik. Namun secara tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka ke perairan.

Empat remaja berhasil menyelamatkan diri, yakni Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15).

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Cilacap, TNI, Polri, relawan, nelayan, serta unsur terkait lainnya. Pencarian dilakukan melalui jalur darat dan laut dengan menyisir area pantai maupun perairan yang diduga menjadi lokasi hanyutnya korban.

Tim SAR juga melakukan penyisiran darat menggunakan sepeda motor trail dan berjalan kaki ke arah barat maupun timur dari lokasi kejadian, sementara pencarian di laut dilakukan menggunakan perahu karet dan armada SAR lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....