Pelaku Usaha Toko Buku Kuatkan Budaya Literasi

  • 03 Feb 2026 08:41 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Penguatan budaya literasi bisa dilakukan siapa saja termasuk pelaku usaha seperti toko buku. Salah satunya adalah toko buku ANS tetap eksis melayani pembeli hingga saat ini. Toko buku ini telah berdiri sejak tahun 1990.

Pemilik toko buku ini, Asma mengatakan koleksi buku yang ada di sini beragam mulai dari buku pelajaran sekolah, buku mahasiswa, hingga majalah lama.

“Kios ini sebenarnya dari zamannya bapak dari tahun 1990, yang kemudian saya teruskan bersama ibu saya,” ujar Asma saat diwawancarai oleh RRI Purwokerto, Senin (2/2/2026). Meskipun era digital berkembang pesat, Asma optimis minat baca tetap harus dipertahankan. Saat ini masih banyak masyarakat yang suka membaca buku manual. Ia meyakini bahwa kebutuhan akan buku fisik, seperti untuk keperluan skripsi dan kliping, akan selalu ada.

Koleksi buku bekas di toko ini didapatkan dari para penjual perseorangan maupun berburu ke luar kota. Stok buku didatangkan secara rutin dari wilayah Jakarta, Yogyakarta, hingga Semarang untuk menjaga ketersediaan.

“Saya tidak takut dengan zaman sekarang yang serba digital karena buku fisik serta majalah dan literasi masih tetap diminati” kata Asma. Asma berharap masyarakat jangan sampai tidak membaca,

" Membaca adalah jendela dunia, untuk membuka jendela dunia tidak mengenal usia,” tuturnya. (DSY/Muhamad Saepul Saputra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....