Relawan dan Warga Bersihkan Aliran Sungai Curug Bayan

  • 02 Feb 2026 18:59 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Gabungan relawan lintas sektoral bersama BPBD, tim SAR, dan warga masyarakat menggelar kegiatan bersih-bersih aliran sungai di kawasan atas Curug Bayan, Purwokerto. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir susulan akibat material longsoran dari hulu Gunung Slamet.

Koordinator kegiatan sekaligus relawan BHV Purwokerto, Muklis, mengatakan aksi bersih sungai dilatarbelakangi oleh peristiwa longsoran lahar beberapa hari lalu yang membawa material kayu dan pasir ke aliran sungai yang menuju wilayah Purwokerto.

“Kegiatan ini kita dasari atas kejadian beberapa hari yang lalu, longsoran lahar dari Puncak Slamet yang membawa material kayu-kayuan dan mengaliri sungai-sungai yang masuk wilayah Purwokerto,” ujar Muklis.

Menurutnya, kondisi debit air saat ini terpantau normal dan material pasir mulai berkurang meski aliran sungai masih terlihat sedikit keruh. Proses pembersihan akan terus dilakukan hingga aliran sungai yang memasuki Kota Purwokerto benar-benar aman dari potensi penyumbatan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur relawan lintas sektoral, mulai dari komunitas kebencanaan, LINMAS, pelajar, hingga warga masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

Dua siswi SMKN 3 Purwokerto yang tergabung dalam Aktivis Alam Citra Canaga, Annisa Inayatur Robaniyah (kiri) dan Kayla Jihan Fadillah (kanan) yang ikut terlibat dalam aksi bersih sungai (Foto: dok. RRI Purwokerto/Fachri)

Salah satu peserta kegiatan, siswi SMKN 3 Purwokerto yang tergabung dalam Aktivis Alam Citra Canaga, Kayla Jihan Fadillah, mengaku keterlibatannya dalam aksi bersih sungai ini menjadi pengalaman berharga.

“Kami mengikuti kegiatan bersih-bersih di Curug Bayan karena beberapa waktu terakhir sering terjadi banjir. Dengan kegiatan ini, kami ingin ikut menjaga aliran sungai agar tetap bersih dan aman,” ujar Kayla.

Hal senada disampaikan Annisa Inayatur Robaniyah. Menurutnya, kegiatan bersih sungai juga memberi manfaat sosial bagi para pelajar.

“Selain menjaga kelestarian alam, kegiatan seperti ini juga menambah relasi, pengalaman, dan membuat kami lebih aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat,” kata Annisa.

Melalui kegiatan ini, para relawan berharap upaya pembersihan sungai dapat mengurangi risiko bencana hidrometeorologi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu sungai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....