Gubernur Jateng Kawal Relokasi Warga Terdampak Bencana Purbalingga
- 30 Jan 2026 16:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi memastikan penanganan bencana di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hal itu ditegaskannya saat meninjau langsung lokasi terdampak bencana pada Jumat, 30 Januari 2026, bersama jajaran pemerintah daerah.
Ahmad Lutfi menegaskan, kehadirannya di Desa Serang bukan semata kunjungan simbolis. Sejak Bupati Purbalingga menetapkan status tanggap darurat bencana pada 23 Januari 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengerahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan penanganan sejak hari pertama.
“Bukan hanya hari ini. Sejak ditetapkan tanggap darurat tanggal 23, seluruh dinas sudah berada di lokasi. Bantuan sebesar Rp760 juta sudah kami geser, termasuk alat berat, pompa, ekskavator, hingga dukungan dari Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan,” ujar Ahmad Lutfi.
Ia menekankan, prioritas utama pemerintah adalah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi secara paripurna. Selain bantuan logistik dan layanan dasar, pemerintah juga memikirkan keberlanjutan kehidupan warga pascabencana agar tetap bisa beraktivitas dan bangkit secara mandiri.
Berdasarkan laporan terbaru, sekitar 300 rumah terdampak akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Proses relokasi tersebut akan diawali dengan penyediaan hunian sementara (huntara), sebelum dibangunnya hunian tetap (huntap).
“Relokasi ini tidak gampang. Perlu sosialisasi yang baik dan pendekatan yang tepat kepada masyarakat terdampak. Yang penting, warga tidak hanya dibantu saat bencana, tetapi juga bisa eksis dan mandiri setelah bencana,” tegas Ahmad Lutfi.
Selain relokasi, akses infrastruktur juga menjadi perhatian serius. Gubernur menyebutkan bahwa persoalan akses yang sempat terputus, termasuk kondisi sejumlah jembatan, telah dibahas dan akan ditangani secara terpadu oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan, pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan lahan untuk pembangunan huntara dan huntap. Proses pencarian lahan dilakukan bersama pemerintah desa dan pihak terkait di wilayah setempat.
“Untuk lahan huntara dan huntap sedang kami cari dan hitung kebutuhannya. Yang paling urgent saat ini ada tiga, yaitu hunian sementara, jembatan, dan akses air bersih beserta salurannya,” jelas Fahmi.
Ia menambahkan, dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak hari pertama bencana sangat membantu percepatan penanganan di lapangan. Sinergi lintas pemerintah dinilai menjadi kunci agar pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Pemerintah berharap seluruh proses penanganan bencana di Desa Serang dapat segera rampung, sehingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dengan kondisi yang lebih aman dan layak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....