Investor Muda Dongkrak Kinerja Keuangan OJK Purwokerto
- 29 Jan 2026 12:47 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Kinerja sektor jasa keuangan di wilayah kerja Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto menunjukkan perkembangan positif hingga Agustus 2025. Pertumbuhan signifikan tercatat pada sektor pasar modal, industri keuangan non-bank, serta upaya edukasi dan pelindungan konsumen.
Pada sektor pasar modal, jumlah investor saham di wilayah kerja OJK Purwokerto meningkat sebesar 27,93 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara jumlah investor reksadana tumbuh 22,57 persen (yoy). Peningkatan jumlah investor tersebut turut mendorong kenaikan nilai transaksi yang mencapai Rp1.470 miliar atau tumbuh sebesar 116,51 persen.
Aktivitas pasar modal ini didominasi oleh investor berusia muda, khususnya pada rentang usia 21 hingga 30 tahun. Sementara itu, pada sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di wilayah eks Karesidenan Banyumas mencatatkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 3,19 persen dan pertumbuhan kredit sebesar 20,15 persen.
Meski demikian, total aset LKM tercatat mengalami kontraksi tipis sebesar 3,15 persen. Di sisi lain, industri perusahaan pembiayaan menunjukkan kinerja yang positif. Hingga Oktober 2025, total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp4.047 miliar.
Penyaluran pembiayaan terbesar berasal dari sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil serta Sepeda Motor, dengan porsi sebesar 22 persen dari total pembiayaan. Namun demikian, kinerja industri asuransi di wilayah eks Karesidenan Banyumas mengalami tekanan. Pada industri asuransi jiwa dan asuransi umum konvensional, nilai premi tercatat menurun sebesar 26,41 persen (yoy) menjadi Rp398,78 miliar.
Selain perkembangan sektor keuangan, OJK Purwokerto juga terus memperkuat edukasi dan pelindungan konsumen. Sejak Januari hingga 31 Desember 2025, Kantor OJK Purwokerto telah menerima sebanyak 1.124 pengaduan konsumen jasa keuangan serta melayani 12.258 permintaan laporan Informasi Debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang diakses melalui laman idebku.ojk.go.id.
Pengaduan konsumen didominasi oleh permasalahan terkait SLIK, restrukturisasi kredit, agunan, pelunasan kredit, serta pelayanan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK). Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat, OJK Purwokerto telah melaksanakan 116 kegiatan literasi keuangan yang menjangkau 144.773 orang.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui berbagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Termasuk pelaku UMKM, santri pondok pesantren, pengelola dan pelaku usaha pariwisata, pelajar dan mahasiswa, penyandang disabilitas pelaku UMKM, serta kelompok ibu-ibu.
Kantor OJK Purwokerto menegaskan akan terus mencermati perkembangan kinerja sektor jasa keuangan agar tetap terjaga dan stabil. OJK juga akan terus bersinergi dengan pemerintah, otoritas terkait, serta para pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah dinamika global dan domestik yang berpotensi memengaruhi sektor jasa keuangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....