UNUGHA Dorong Harmonisasi Keluarga Muda
- 29 Jan 2026 11:03 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap: Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali Cilacap menggelar kegiatan psikoedukatif bertajuk “Komunikasi Efektif sebagai Strategi Konseling Keluarga dalam Mencegah Konflik pada Keluarga Muda”, Senin malam, 19 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di rumah Ketua RT Masruri di wilayah Kalisabuk, Kabupaten Cilacap, dan diikuti oleh anggota Karang Taruna setempat yang mayoritas merupakan pasangan muda.
Salah satu mahasiswa pemateri menjelaskan, komunikasi efektif menjadi fondasi utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. “Melalui komunikasi yang ter buka, saling mendengarkan, dan penuh empati, pasangan dapat mencegah kesalahpahaman yang sering menjadi awal konflik dalam keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan konseling keluarga membantu pasangan untuk memahami pola komunikasi masing-masing. “Kami ingin keluarga muda memiliki keterampilan praktis, seperti teknik mendengarkan aktif dan menyampaikan perasaan tanpa menyalahkan, agar masalah bisa diselesaikan dengan cara yang sehat,” katanya.
Dalam sesi diskusi, para mahasiswa juga memaparkan sejumlah faktor pemicu konflik, seperti perbedaan pola komunikasi, ekspektasi yang tidak realistis, serta tekanan ekonomi. Menurut pemateri, faktor-faktor tersebut perlu disadari sejak awal agar pasangan dapat menyusun strategi pencegahan konflik.
Ketua RT setempat, Masruri, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai edukasi semacam ini sangat dibutuhkan oleh warga. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga muda yang masih dalam proses penyesuaian. Saya berharap ilmu yang dibagikan malam ini bisa dipraktikkan dan membawa manfaat bagi keharmonisan keluarga di lingkungan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna, Sabar Priyanto, menyoroti pentingnya komunikasi tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam organisasi. “Permasalahan komunikasi sering menjadi sumber konflik, baik di rumah maupun di organisasi. Karena itu, materi seperti ini sangat relevan untuk kami,” katanya.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai situasi nyata yang mereka hadapi. Mereka juga mengapresiasi pendekatan yang praktis dan mudah dipahami yang disampaikan oleh para mahasiswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, keluarga muda di wilayah Kalisabuk dapat memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam membangun komunikasi yang lebih baik, sehingga mampu mencegah konflik serta menciptakan keluarga yang harmonis dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....