BPBD Banyumas Bekali Siswa SMAN 1 Purwokerto Mitigasi Bencana Gempa

  • 16 Jul 2026 17:34 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas memberikan edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru SMA Negeri 1 Purwokerto dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan budaya sadar bencana sejak usia sekolah sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi situasi darurat.

Materi yang diberikan berfokus pada kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, mulai dari pemahaman mengenai karakteristik bencana, langkah mitigasi, hingga cara menyelamatkan diri saat gempa terjadi. Pembekalan tersebut dinilai penting mengingat Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang memiliki tingkat aktivitas kegempaan yang tinggi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banyumas, Abdul Ladjis, mengatakan keterlibatan BPBD dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari upaya komunikasi, informasi, dan edukasi kebencanaan kepada generasi muda. Menurutnya, sekolah menjadi mitra strategis untuk menanamkan budaya sadar bencana sekaligus memperluas pemahaman mitigasi di kalangan pelajar.

"Paling tidak mereka mampu menyelamatkan diri sendiri, kemudian membantu tetangga dan teman-temannya. Karena yang pertama bertanggung jawab terhadap keselamatan adalah diri mereka sendiri, bukan orang lain," kata Abdul Ladjis.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti simulasi sederhana mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat. Melalui kegiatan tersebut, siswa dikenalkan pada tindakan dasar yang dapat mengurangi risiko serta meningkatkan keselamatan ketika terjadi bencana.

Salah satu peserta MPLS, Lutfiane Barokah, mengaku memperoleh pengetahuan baru setelah mengikuti edukasi kebencanaan yang diberikan BPBD Banyumas. Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami dan memberikan gambaran nyata mengenai tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

"Jadi tahu langkah-langkah yang harus dihadapi saat bencana," ujar Lutfiane.

BPBD Banyumas berharap edukasi kebencanaan yang diberikan kepada peserta didik tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami mitigasi bencana, diharapkan budaya sadar bencana dapat tumbuh lebih kuat sehingga mampu meminimalkan risiko dan dampak ketika bencana terjadi. (Sofia Almas Meylani)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....