Polisi Ajak Anak Pengungsi Mengaji

  • 27 Jan 2026 21:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga – Tim Trauma Healing Polres Purbalingga menghadirkan suasana hangat di tengah masa pemulihan pascabencana. Pada Senin (26/1/2026) sore, para petugas mengajak anak-anak penyintas untuk mengaji bersama sekaligus membagikan sarung dan kopiah baru.

​Langkah ini diambil sebagai bagian dari pendekatan holistik untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar tidak larut dalam trauma.

​Sentuhan Spiritual untuk Pemulihan

​Konselor Polres Purbalingga, Iptu Teguh Susilo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga keceriaan anak-anak. Menurutnya, pemulihan yang efektif tidak hanya menyentuh aspek psikologis, tetapi juga sisi spiritual.

​"Kami ingin anak-anak tetap tersenyum dan merasa diperhatikan. Ini adalah sarana mengisi waktu dengan hal positif yang membangun emosional mereka," ujar Iptu Teguh.

​Ia menambahkan bahwa metode yang digunakan tetap mengacu pada prinsip Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikologis. Fokus utamanya adalah memberikan rasa aman, nyaman, dan dukungan emosional yang kuat bagi para terdampak.

​Keceriaan di Pengungsian

​Kehadiran polisi membawa angin segar bagi anak-anak di pengungsian. Aldi, salah satu peserta, mengaku sangat antusias saat menerima perlengkapan ibadah baru.

​"Senang sekali dapat sarung dan kopiah. Di sini tetap bisa mengaji karena diajari langsung sama bapak polisi," ungkap Aldi dengan wajah ceria.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polres Purbalingga berharap masa pemulihan anak-anak dapat berjalan lebih cepat dan mereka segera kembali ke kehidupan normal dengan mental yang lebih tangguh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....